Anggaran Perpustakaan Jangan Sampai Dikurangi

UNGARAN, Anggota Komisi X DPR RI Yayuk Basuki mengatakan pihaknya sudah berjuang mengalokasikan anggaran untuk pendidikan terutama terkait perpustakaan. Itu ia lakukan karena minat baca di masyarakat semakin menurun.”Kalau bisa tidak hanya kabupaten/kota, di kecamatan seharusnya ada mobil keliling. Ini yang kami upayakan dibantu selain membantu perpustakaan itu sendiri,”katanya, saat menghadiri Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (28/4).

PAPARAN ANGGARAN: Anggota Komisi X DPR RI, Yayuk Basuki menyampaikan paparan kebutuhan anggaran perpustakaan saat menghadiri Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (28/4).(suaramerdeka.com/ Ranin Agung)

Apa yang dilakukan masyarakat pembaca dengan mencari tahu melalui internet dengan membaca buku di perpustakaan, menurutnya sangat berbeda hasilnya. Alasan itulah yang membuat Yayuk Basuki tergerak melaksanakan safari gemar
membaca di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.”Seandainya, minat baca naik, saya yakin pemerintah akan mendukung kenaikan anggaran. Yang jelas anggaran perpustakaan jangan sampai dikurangi,” cetusnya.

Pada kesempatan tersebut, hadir pula Kepala Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi Perpustakaan Nasional RI Titiek Kismiyati, Kabid Pengembangan Hubungan Antar Lembaga Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Agus Riyanto, Kepala Kantor Perpusda dan Arsip Kabupaten Semarang, Nelly Rahmawati, dan Asisten Pembangunan Sekda Kabupaten Semarang, Anang Dwinanta.

Di hadapan peserta dalam hal ini siswa, guru, pemustaka, pustakawan, perwakilan Taman Bacaan Masyarakat (TBM), serta pamong budaya Titiek Kismiyati menjelaskan, untuk menjadi anggota Perpustakaan Nasional RI masyarakat tidak perlu datang ke Jakarta. Tetapi cukup mengisi data secara online dengan mengakses http://www.perpusnas.go.id atau http://keanggotaan.pnri.go.id/. Dari situ, pendaftar akan mendapatkan nomor anggota. Terlepas dari itu, dirinya juga mengapresiasi langkah pemerintah kabupaten/kota yang peduli dengan perpustakaan.”Yang penting mendapat nomor anggota, warga bisa mengakses data digital hingga membaca buku. Apalagi baru-baru ini kami sudah membayar royalti kepada penulis agar bukunya bisa dibaca digital,” jelasnya.

Sumber: suaramerdeka.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s