Wariah Jajakan Kue, Sempatkan Baca Buku (Pengasong Peraih Kartini Award 2016)

LEBIH dari 35 tahun, Wariah (54), pedagang asongan aneka jajanan kue ini menjajakan dagangannya di Terminal Tegal. Perjuangannya tak kenal lelah. Mulai dari naik turun bus menawarkan jajanan, hingga mendatangi calon penumpang yang sedang menunggu bus datang.

”Ya sudah begini kegiatan saya sehari-hari. Mencari nafkah dengan menggendong untuk menawarkan aneka jajajan,” kata Wariah, ketika ditemui di Terminal Tegal, kemarin.

Waktu menunjukkan pukul 11.00, saatnya Wariah beristirahat. Ia pun mengajak Suara Merdeka memasuki sebuah ruangan di sudut terminal. Ya, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti milik Dr Yusqon menjadi salah satu tempatnya beristirahat sebelum pulang ke rumahnya di RT 1, RW 2 Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana.

Wariah menceritakan, ia sudah menggeluti dunia dagang aneka jajanan sejak masih gadis. Ketika itu terminal Tegal masih berlokasi di Jalan Kapten Sudibyo sekitar awal 80-an.

Di terminal lama tersebut, Wariah bertemu dengan suaminya, Runanto (56) yang saat ini bekerja sebagai buruh bangunan. ”Kalau dihitung-itung sejak perawan, sudah lebih 35 tahun. Jualan dari di terminal lama sampai di terminal ini,” kata dia lirih. Meski penghasilannya tak besar, ketekunannya dalam membantu perkenomian keluarganya, patut diacungi jempol.

Ia bersama suaminya berhasil membesarkan ketiga anaknya Tarsinah, Wiharti, dan Melinda. Kini ketiga putrinya sudah berumah tangga. ”Berangkat pukul 08.00. Nanti pukul 11.00-12.00 pulang ke rumah istirahat. Berangkat lagi pukul 14.00 sampai sore,” kata dia.

Meski usianya tak lagi muda, minatnya akan membaca cukup besar. Hampir setiap hari ketika ia berdagang di terminal, selalu menyempatkan diri mengunjungi TBM. Di tempat itu, Wariah mengaku mendapat banyak ilmu. Selain bertemu banyak teman sejawatnya, ia juga bisa mendapatkan ilmu dari buku-buku yang ia baca. ”Kalau sambil nunggu penumpang ya ke sini. Baca-baca.

Lihatlihat buku yang bagus. Buku agama,” kata dia. Ia pun aktif mengikuti banyak kegiatan yang digelar oleh TBM Sakila Kerti. Seperti belajar menulis puisi, hingga membacakan puisi karya-karya seniman Kota Tegal seperti Dr Maufur.

Wariah adalah satu dari 52 warga terminal yang mengikuti ajang penerimaan Kartini Award 2016 yang digelar TBM Sakila Kerti. Ia meraih juara dua dalam acara dengan dewan juri Dr Maufur (dosen Universitas Panca Sakti Tegal), Rosalina Ikmal (Komisi I DPRD Kota Tegal), dan Stela (Gabungan Organisasi Wanita).

Sumber: suaramerdeka.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s