DPD RI Minta Pemerintah Galakkan Gerakan Membaca

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak pemerintah menggalakkan lagi program 10 menit membaca bagi siswa untuk meningkatkan semangat dan minat membaca.

Saat ini, minat membaca anak Indonesia sangat rendah dibandingkan negara-negara lain.

Data Bank Dunia menunjukkan minat baca anak Indonesia termasuk rendah, yaitu sekitar 51,7 %, lebih rendah dari Filipina 52,6 %, Thailand 65,1 %, Singapura 74 % dan Jepang 82,3 %.

“Karena itu, menyambut World Book Day yang jatuh pada tanggal 23 April, pemerintah perlu menggalakkan lagi semangat membaca anak Indonesia. Apapun caranya bisa dilakukan,” kata Anggota DPD RI, Adrianus Garu kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/4).

Adrianus mengatakan, kegiatan gerakan 10 menit membacakan bertujuan menumbuhkan kecintaan anak pada buku, serta meningkatkan minat baca pada anak.

“Membaca atau membacakan buku buat anak memiliki dampak luar biasa pada perkembangan anak. Buku merupakan sumber ilmu bagi siapa pun yang membaca. Dengan membaca buku kita bisa menambah wawasan kita terutama dalam dunia pendidikan,” katanya.

Terkait World Book Day yang jatuh pada tanggal 23 April, Gubernur Banten Rano Karno mendatangi Taman Bacaan Sumlor Kelompok Pengamen Jalanan (KJP) Rangkasbitung, Banten.

“Pekan depan itu, saya ingat betul, adalah Hari Buku Sedunia. Setiap orang berbagi buku. Kita semua saling berbagi buku. Pada kesempatan ini, saya sudah lama ingin mengunjungi teman-teman di sini. Sudah lama saya ingin melihat langsung aktivitas yang dilakukan teman-teman KPJ. Alhamdulillah sekarang saya bisa ke sini dan berbagi buku,” kata Rano Karno dalam rilis yang diterima wartawan di Jakarta, Selasa (19/4).

Ketua KPJ Rangkasbitung, Ugas yang pernah mendapatkan penghargaan dari Mendikbud sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur Banten tersebut.

“KPJ ini sudah terbentuk sejak 20 tahun yang lalu. Kami kemudian ikut terlibat dalam gerakan literasi ini karena keterpanggilan. Kami ingin membuat 1000 Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Banten. Dengan kehadiran Pak Gubernur,  kami tambah semangat,” ucapnya.

Gubernur Banten itu juga menjelaskan bahwa ia pernah ditempa di KPJ Bulungan.

“Saya tahu persis semangat teman-teman KPJ. Saya juga pernah main di bengkel teater Rendra. Insyaallah kita seirama. Saya hanya ingin berpesan, melalui buku kita bisa mengenal dunia. Dan yang paling penting, melalui buku kita sebagai umat menunaikan perintah Allah untuk membaca,” katanya.

Sementara itu, Ketua Forum TBM, DC Aryadi mengajak kepada perusahaan dan masyarakat luas untuk ikut terlibat menyumbangkan buku-buku bacaan untuk anak-anak muda bangsa.

“Kemarin waktu acara Gerakan Indonesia Membaca, Bank BJB ikut bantu donasi buku sejumlah 1000 eksemplar. Semoga perusahaan lain ikut membantu gerakan ini,” ucapnya.

Sumber: beritasatu.com

Leave a comment

Filed under Minat Baca

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s