Telat Kembalikan Buku, Pasangan Ini Dipenjara Tiga Bulan

Meminjam buku di perpustakaan menjadi cara hemat untuk membaca buku ketimbang harus membelinya. Namun terkadang kita suka lupa waktu untuk mengembalikan bila tenggat waktu sudah jatuh tempo.

Hukuman denda menjadi cara yang umum sebagai biaya ganti rugi keterlambatan. Namun bagaimana bila cara itu sudah tidak efektif?

Perpustakaan umum Tecumseh di Michigan, Amerika Serikat menerapkan cara sadis dan siapa pun pasti enggan terlambat mengembalikan bukunya. Perpustakaan ini ternyata tidak segan memenjarakan para peminjam jika telat mengembalikan buku koleksi mereka.

Seperti dikutip dari Merdeka, kejadian nahas tersebut menimpa sepasang kekasih saat terlambat mengembalikan dua buah buku koleksi Perpustakaan Tecumseh. Buku anak-anak Dr Suess dan novel kriminal menjadi alasan mereka saat menghadapi hukuman penjara selama tiga bulan.

Usut punya usut, ternyat pasangan kekasih Cathy dan Melvin Duren ini telah meminjam buku tersebut sejak tahun 2014. Kendati dua tahun tidak diketahui nasib bukunya, pihak perpustakaan melayangkan surat tuntutan ganti rugi jika tidak mau diseret ke penjara.

Untungnya satu dari dua buku tersebut berhasil ditemukan. Malang bagi mereka, sudah dicari kemana pun, buku anak Dr Suess tidak diketahui lagi keberadaannya. Cathy yang menyerah memilih bayar denda sebagai solusi.

Tagihan sebesar USD 55 atau setara dengan Rp 725 ribu dilunasinya ke kantor jaksa sebagai biaya ganti rugi. Tetapi tidak cukup di situ, mereka dihadpi oleh tagihan lain senilai USD 210 atau setara dengan Rp 2,7 juta sebagai ongkos terpisah kepada Unit Kriminal Ekonomi Daerah Lanawee.

Pasangan yang merasa kebaratan dan tidak sanggup melunasi tagihan terpisah tersebut. Akibatnya, mereka harus menerima hukuman penjara selama 93 hari serta denda tambahan senilai USD 500 (setara dengan Rp 6,5 juta) karena tidak bisa mengembalikan buku anak-anak itu.

“Saya tidak bisa diterima hukuman penjara ini, saya jelas akan mengajukan perlawanan karena saya tidak bersalah,” ungkapnya kesal.

Kemahrahannya mengutuk perpustakaan itu dan bersumpah untuk tidak akan pernah pergi ke perpustakaan lagi. – See more at: Sumber: katariau.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s