Meditasi bisa membantu konsentrasi dalam membaca

Nyaris semua orang sudah mengetahui manfaat membaca. Membaca buku tentu menambah ilmu pengetahuan. Selain itu, membaca juga bermanfaat sebagai alat untuk mencapai puncak karier, membantu mempelajari sebuah keahlian baru dan sangat efektif untuk manajemen waktu dan diri.

Saat membaca buku, orang harus konsentrasi. Itulah salah satu tantangan terbesar dalam membaca buku. Banyak orang yang tidak mampu mempertahankan tingkat konsentrasi selama membaca, apalagi untuk jangka waktu yang lama.

Ternyata, ada cara yang bisa dilakukan agar kita bisa berkonsentrasi saat membaca, yaitu dengan melakukan meditasi. Riset menunjukkan bahwa latihan meditasi bisa meningkatkan kemampuan orang dalam mendeteksi kesalahan saat membaca dengan cara mencegah gangguan yang berasal dari pikiran yang tak berhubungan dengan topik yang sedang dibahas dalam bacaan.

Teknik meditasi yang dikembangkan dalam tradisi Buddha mensyaratkan konsentrasi pada objek tertentu. Orang yang berlatih meditasi, misalnya, dapat (membayangkan) memegang gambar sebuah apel dalam pikiran mereka atau memfokuskan perhatian pada hembusan napasnya. Tujuannya, untuk melatih otak agar tidak mengembara pada hal yang tidak jelas.

Studi yang dilakukan oleh Anthony P. Zanesco dari University of California, Davis, meneliti apakah jenis meditasi ini bisa membantu orang untuk mengurangi pikiran yang mengembara tak tentu arah saat sedang membaca teks.

Hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Psychology of Consciousness: Theory, Research, and Practice menunjukkan bahwa orang yang mempraktikkan meditasi ternyata kurang rentan terhadap gangguan saat membaca.

Dalam studi ini, para peneliti mengamati 30 orang yang telah mengikuti latihan meditasi shamatha secara intensif selama tiga bulan di Shambhala Mountain Center di Colorado. Mereka ternyata mampu mendeteksi adanya kesalahan yang ada saat membaca cerita anak-anak.

Sebelum dan setelah melakukan uji coba, para peserta penelitian menyelesaikan tugas-tugas untuk mendeteksi adanya gangguan. Tugas itu adalah membaca cerita anak-anak di komputer sambil memantau teks kalimat yang tidak masuk akal.

Ternyata, peserta penelitian mampu mengenali gangguan lebih cepat setelah mereka mengikuti latihan meditasi. Penelitian lanjutan yang dilakukan tujuh tahun kemudian menunjukkan mereka mampu terus meningkatkan kemampuan ini.

Studi ini sejalan dengan penelitian yang pernah dilakukan pada 2000 yang mengungkapkan bahwa orang yang berlatih meditasi ternyata mampu memusatkan perhatian pada tugas-tugas yang membosankan. Mereka juga mampu memusatkan perhatian pada satu hal dengan lebih baik sehingga menurunkan stres di tempat kerja.

Penelitian membuktikan bahwa 10 menit meditasi bisa meningkatkan kemampuan konsentrasi dalam membaca.

Sumber: beritagar.id

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s