Banjir Hanyutkan Buku Perpustakaan

Menilik Penyerahan Buku Perpustakaan SDN Cluwuk

Kini, murid-murid SDN Cluwuk, Tulis-Batang, bisa tersenyum lebih lebar lagi. Pasalnya perpustakaan mereka yang selama 15 tahun kosong itu bakal penuh dengan buku-buku baru.  NOVIA ROCHMAWATI – Tulis Batang

Tahun 2001, banjir besar terjadi di Cluwuk dan memporak-porandakan sekolah. Termasuk menghanyutkan buku-buku yang berada di perpustakaan sekolah. Hanya ada beberapa buku yang bisa diselamatkan. Dan buku-buku itulah yang menjadi penghuni tetap rak-rak di perpustakaan selama 15 tahun ini.Selama 15 tahun, perpustakaan itu sama sekali tidak menambah koleksi buku. Hanya ada beberapa buku tambahan, namun itu pun hanya buku-buku pelajaran. Sama sekali tidak ada buku-buku lain di luar itu, seperti buku cerita, puisi, ensiklopedi dan lainnya.

Melihat kondisi inilah, salah seorang guru yang bernama Ismawati Salamah, menceritakan kisah sekolahnya dalam blog pribadinya. Bagai Gayung bersambut, tulisannya tersebut direspon oleh beberapa pihak. Salah satunya Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Jawa Tengah dan Diaspora Batang.

Untuk menyambut niat baik dari Asperindo dan Diaspora, pihak sekolah pun mempersiapkan penyambutan. Bahkan sehari sebelumnya, warga desa pun turut membantu dalam membersihkan lingkungan desa dan sekolah. Sementara murid-murid dan guru pun menyiapkan berbagai olahan dari ubi kayu. Tak hanya itu, kedatangan mereka pun disambut dengan iringan marching band sekolah.

“Saya tidak menyangka akan disambut seperti ini. Kami ada program pengabdian kepada masyarakat, kami kerja sama dengan Diaspora Batang. Lewat Diaspora kami memperoleh informasi ada yang membutuhkan bantuan buku. Kebetulan saya lahir dan besar di Batang juga,” beber Ketua Asperindo Jawa tengah, Tony Winarno, saat diwawancarai usai program penyerahan buku di SDN Cluwuk, Sabtu (16/4).

Dikatakan, sumbangan buku senilai Rp6-7 juta tersebut didapatkan dari sumbangan anggota-anggotanya. Ia berharap, agar buku-buku ini dapat dimanfaaatkan dengan baik oleh murid-murid SDN Cluwuk ini.

Selain penyelenggaraan sumbang buku ini, pihaknya bersama Diaspora Batang masih mengadakan berbagai kegiatan untuk pengenalan dan eksplorasi potensi Kabupaten Batang.

Ditemui usai penyerahan buku, Kepala SDN Cluwuk, Iman Supadi SPd, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan pihak Asperindo dan Diaspora. Harapannya dengan ini anak-anak dapat lebih menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Nanti ini akan langsung kami manfaatkan. Kami akan taruh di rak-rak perpus yang masih kosong. Harapannya kami tiap pagi, sebelum pelajaran anak-anak membaca buku-buku diperpustakaan lebih dulu.”

Sementara itu, lewat Ismawati Salamah, guru olah raga SDN Cluwuk, anak-anak berterima kasih atas bantuan buku yang diberikan. Meski begitu, anak-anak agak sedikit kecewa karena Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo, berhalangan hadir ke sekolah mereka dikarenakan ada agenda lain. Terlebih mereka sangat ingin sekali melihat sosok Bupati yang mereka kagumi.

“Dengan polosnya anak-anak bertanya, Mana Pak Bupatinya, Bu? Pak Bupatinya yang pakai Kacamata itu ya, Bu? atau yang gendut itu, Bu? Pak Bupatinya yang sudah ubanan itu ya Bu? Tapi Tak Apalah Nak, Pak Bupati Tak bisa kesini, mungkin lain waktu. Yang penting, buku-buku ini,” jawabnya ketika ditanya murid-muridnya.

Sumber: radarpekalongan.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s