Genjot Minat Baca, Kodim 0815 Mojokerto Sumbang 1.100 Eksemplar Buku

MOJOKERTO – Menurunnya minat baca di kalangan masyarakat, utamanya pedesaan, membuat miris para anggota TNI di Mojokerto. Mereka lantas berupaya menghidupkan perpustakaan desa. Dengan harapan, hal itu bisa mendongkrak pengetahuan masyarakat pedesan.

Ini seperti yang dilakukan Kodim 0815 Mojokerto. Tahun ini, pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) tidak seperti tahun sebelumnya. Para anggota TNI berupaya menghidupkan perpustakaan di tiap desa dengan menyiapkan 1.100 eksemplar buku dengan berbagai judul dan jenisnya untuk mengisi perpustakaan Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis.

“Saat ini, minat baca di masyarakat sudah mulai menurun drastis. Apalagi, di wilayah pedesaan yang jauh dari sarana perpustakaan. Jadi, kami berupaya menghidupkan perpustakaan yang ada di desa,” ujar Dandim 0815 Mojokerto Letkol Inf Djohan Darmawan, baru-baru ini.

Alasan lain yang membuat Djohan memilih mendirikan perpustakaan desa karena jarak antara desa dengan perpustakaan cukup jauh. Warga harus menempuh jarak hingga puluhan kilometer hanya untuk mendapatkan buku.

“Misalnya seperti Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis. Jarak desa dengan perpustakaan kota itu mencapai 20 kilometer. Bagaimana mungkin minat baca anak-anak kita akan meningkat kalau untuk memperoleh buku saja mereka harus pergi sejauh itu,” tambahnya.

Karena itu, pihaknya bertekad menyediakan semua buku di desa setempat. Jadi, warga bisa dengan mudah mendapatkan buku sesuai dengan yang diinginkan, kendati saat ini kemajuan teknologi sudah merambah hingga ke desa-desa.

“Tidak semuanya mampu untuk mendapatkan fasilitas internet. Selain itu, informasi yang didapat tidak akan sedetail dibanding membaca buku,” paparnya.

Dandim mengatakan pihaknya sudah menyiapkan 1.100 eksemplar buku dengan berbagai judul dan jenisnya untuk mengisi perpustakaan Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis.

“Ke depan, kami akan upayakan jumlahnya untuk terus ditambah sehingga bisa untuk melengkapi koleksi buku di perpustakaan itu,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Siti Indahyati, mengaku senang dengan rencana tersebut. Tak bisa dimungkiri, saat ini mulai banyak perubahan pada warganya. Mereka mulai larut dengan masuknya budaya dari luar dan mengancam generasi bangsa.

Sumber: okezone.com

Leave a comment

Filed under Minat Baca

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s