Pesta Pernikahan Jadi Ajang Peluncuran Novel

TEGAL – Seniman sekaligus novelis Lanang Setiawan memiliki cara tersendiri saat meluncurkan novel karya putrinya, Ken Ratu Adni Sukmawati.

Peluncuran novel berjudul Pelangi Tiga Minggu itu dilaksanakan saat penulisnya, Ken Ratu Adni Sukmawati, menggelar pesta pernikahannya, di rumahnya, di Jl Arjuna Gang 10 RT 4 RW 3, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Sabtu (23/1).

Tak hanya novel, Lanang juga membagikan VCD Mini Album bertajuk Titisan Bintang versi orkestra. Mini album itu hasil garapan Atik Lanang, yang merupakan gabungan nama dari penyanyi Atik Apriyanti dan Lanang Setiawan.

Peluncuran novel diawali dengan penyerahan novel kepada Ketua DPRD Kota Tegal Edy Suripno oleh Lanang, disaksikan kedua mempelai, Ken Ratu Adni Sukmawati dan suaminya, Imam Fauzi.

‘’Ini sesuatu yang langka dan luar biasa. Karena jarang terjadi dan hampir belum pernah saya temui, hajatan pernikahan diisi dengan peluncuran novel dan album mini,’’ ucap Edy Suripno setelah menerima novel tersebut.

Sejumlah tamu undangan yang bergantian mengucapkan selamat atas pernikahan itu dan penerbitan novelnya, juga menerima novel sebagai suvenir atas kehadiran di hajatan pernikahan putri seniman Tegal tersebut. Mereka yang hadir, beberapa anggota di antaranya DPRD Kota Tegal seperti Sisdiono Ahmad dan Satori.

Tamu undangan lainnya, antara lain, Wakil Wali Kota Tegal M Nursoleh, Komisioner KPU Kota Tegal Thomas Budiono, Ketua KPU Agus Wijanarko, Pengasuh dan Pembina Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sakila Kerti Dr Yusqon, pengusaha Asmawi Azis, Kepala BRI Unit Kemantran, Kabupaten Tegal, Ucok Muhammad Harun Lubis, juga sejumlah fungsionaris parpol, penyair Enthieh Mudakir, Tambari Gustam, dalang Ki Barep, musisi dan pencipta lagu Tegalan Dimas Riyanto dan Imam Jund serta sejumlah seniman, pejabat, dan wartawan berbagai media.

Rambut Dicat Lanang mengatakan, novel Pelangi Tiga Minggu karya putrinya itu sejatinya merupakan kumpulan cerita bersambung yang sudah pernah dimuat di harian Suara Merdeka pada 2007. Novel itu, kata dia, mengisahkan seputar demo anak-anak kelas II dan III SMP yang menuntut kebebasan berekspresi terhadap kepala sekolahnya.

‘’Yang terjadi kemudian, lingkungan sekolah seperti pelangi. Rambut para pelajar dicat warna-warni dengan cat semprot,’’ ucap Lanang didampingi Ken Ratu. Soal VCD album mininya, menurut Lanang, diciptakan bersama penyanyi lagu Tegalan, Atik Apriyanti dan digarap secara bertahap sejak 2013. Album kecil itu berisi lima tembang andalan.

Dua lagu diciptakan Lanang Setiawan. Yakni, ‘’Lagi Kedanan’’ dan ‘’Aja Ngalub’’. Tiga lagu lainnya, karya Atik Apriyanti, yakni ‘’Melati Indonesia’’, ‘’Dasar Kunyuk’’ dan ‘’Titisan Bintang’’. Adapun syair ditulis Lanang dan semua didendangkan oleh Atik.

Sumber: suaramerdeka.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s