Rendahnya Budaya Baca di Kalangan Mahasiswa

Oleh: Suryansah  Budaya membaca dalam kehidupan sehari – hari belum menjadi darah daging bagi kalangan mahasiswa pada umumnya. Hal ini bisa dilihat dari minimnya kebiasaan mahasiswa dalam membaca di perpustakaan daerah. Mereka lebih meminati budaya bermain internet dan menonton.

Padahal, banyak informasi – informasi dan gambar – gambar yang memuat hal – hal negatif yang dapat menghancurkan generasi muda, mulai dari prilaku yang kurang sapoan, kekerasan, dan budaya hedonisme akan membentuk pendidikan karakter bangsa.

Minat baca merupakan kunci utama dalam menggalahkan media buku sebagai sarana penyebar informasi serta ilmu pengetahuan. Informasi sangat pentign bagi manusia yang ingin maju karena membaca merupakan sabagai salah satu cara untuk mendapatkan informasi. Membaca merupakan unsur yang sangat menentukan dalam usaha meningkatkan kapasitas pengetahuan otak. Maka keberadaan perpustakaan sangat penting memperoleh informasi yang sebanyak – banyaknya bagi kalangan mahasiswa maupun masyarakat luas.

Dalam zaman modern yang merupakan era ilnformasi dan ilmu pengetahuan, setiap orang berupaya mengembangkan keterampilannya dengan mendapatkan informasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu cara untuk memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan adalah membaca. Menumbuhkan minat baca ini perlu ditumbuhkan sejak dini mungkin agar lebih mudah menjadikan membaca sabagai kehidupan sehari – hari. Apabila membaca sudah menjadi kebutuhan hidup sehari – hari. Membaca merupakan asfek terpenting dalam dunia pendidikan, sehingga penanaman budaya membaca di kalangan mahasiswa perlu dilakukan demi menuju masyarakat informasi di zaman abad ke 21. Skill membaca sebagai asfek penting dalam dunia pengajaran sehingga perlu di kampanyekan di kalangan mahasiswa sebagai penerus generasi bangsa.

Budaya dan membaca bagi kalangan mahasiswa ibaratkan dua sisi mata uang logam yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya serta saling melengkapi. Karena melalaui membaca, mahasiswa dapat memperkaya pengetahuan sehingga mampu meningkatkan kemampuan diri, berinovasi, penelitian, wirausaha serta dapat mengetahui informasi terkini dalam dunia pendidikan, ekonomi, sosial, budaya dan lain – lain. Buku adalah ilmunya dan membaca adalah kuncinya. Pendidikan tanpa membaca buku bagaikan raga tanpa ruh. Hal yang paling memperhatinkan adalah kalangan mahasiswa tidak menyukai membaca, lalu bagaimana dengan kita sebagai mahasiswa.

*)Anggota LPM Untan

Sumber: pontianakpost.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s