Ratusan Ibu Rumah Tangga Ikuti Latihan Wirausaha

SAMARINDA – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bangkit Wanita Indonesia (BWI) Kaltim menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) diikuti ratusan kaum ibu di Gedung P3UKM Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kaltim di Jalan DI Pandjaitan Samarinda pada 11-16 Januari 2016.

ASAH KETERAMPILAN: Sejumlah ibu rumah tangga diberikan pelatihan berbagai keterampilan praktis yang memungkinkan mereka untuk membuka usaha kecil mandiri

Ketua PKBM BWI Kaltim, Hj Septeny Mula Dewi kepada Koran Kaltim menjelaskan, diklat perdana tersebut digelar terdiri diklat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kecantikan, membuat hantaran (kerajinan untuk lamaran pernikahan), kursus tata boga dan tata busana.

“Kami gelar diklat ini secara gratis untuk meningkatkan kecerasan, kreativitas dan keterampilan kaum ibu. Sehingga, bisa membuka usaha rumahan dan berjiwa enterpreneurship. Karena, banyak kaum ibu memiliki keterampilan, namun belum berani jadi pengusaha,” kata Septeny, Selasa (12/1).

Ia merinci, sebanyak 400 peserta terbagi lima bidang diklat turut serta dalam kegiatan tersebut. Disebutkan, 100 peserta ikut dalam pelatihan dasar PAUD, membuat hantaran diikuti 100 orang, kursus tata boga 100 orang, kecantikan 70 orang dan tata busana 30 orang.

“Seluruh peserta bebas biaya pendaftaran alias gratis, termasuk media yang digunakan seperti alat dan bahan baku disiapkan panitia. Kalau mereka kursus membuat hantaran di lembaga kursus harus bayar Rp2,5 juta. Semoga kegiatan yang digelar ini memberi manfaat bagi peserta,” sebutnya.

Harapannya, setelah mengikuti diklat, kaum ibu dapat menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh, sehingga bermanfaat bagi diri dan keluarga mereka. Khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, sehingga bisa membuka usaha atau dijadikan modal untuk bekerja sesuai bidang keahlian dimiliki. Karena, pemateri diklat yang dihadirkan tak lain praktisi dan pelaku yang memiliki kompetensi dan kapasitas sesuai bidang keahlian dimiliki. Tak hanya belajar membuat produk, namun turut berbagi dalam pengembangan dan strategi pemasaran produk yang dihasilkan.

“Kami ingin jadi jembatan untuk warga dan pemerintah, sehingga terjalin komunikasi antar keduanya, agar memberi manfaat lebih dalam pembangunan. Karena, hadirnya PKBM BWI sejak 2010 lalu karena terpanggil dengan melihat situasi dan kondisi pendidikan serta ekonomi masyarakat di sekitar sekretariat PKBM BWI yang dilengkapi Taman Baca Masyarakat (TBM) dan kursus life skill (kecakapan hidup). Sehingga, pelatihan secara intensif masih berlangsung bagi warga sekitar, termasuk wali murid PAUD Doa Bunda di Jalan KH Wachid Hasyim, Gang Kampus Biru,” ungkapnya.

Ia menambahkan, rencananya pada bulan Maret nanti, PKBM BWI kembali menggelar diklat serupa tahap kedua, khusus tata busana, membuat hantaran, kecantikan dan tata boga. Tak hanya itu, pihaknya akan menyasar beberapa kaum ibu pedesaan di wilayah pesisir Kutai Kartanegara (Kukar) agar memiliki keahlian yang merata.

Sumber: korankaltim.com

Advertisements

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s