Pertama di Aceh, Abdya Canangkan Budaya Membaca

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs Hasanuddin Darjo MM mengatakan, kualitas dan mutu pendidikan dipengaruhi oleh membaca. Dimana membaca merupakan kunci utama untuk mencapai kemajuan disegala bidang.

“Maka dari itu, mari kita tanamkan minat membaca dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya ketika menghadiri kegiatan pencanangan budaya membaca yang berlansung di Lapangan Pantai Perak, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (14/1/2015).

Pertama di Aceh, Abdya Canangkan Budaya Membaca
Pertama di Aceh, Abdya Canangkan Budaya Membaca, 14 Januari 2016

Hasanuddin Darjo, meminta, gemar membaca ini tidak hanya diterapkan kepada siswa saja, namun mulai dari guru termasuk pengawas sekolah juga harus giat dalam membaca.

Menurutnya, minat baca serta dukungan dari berbagai kalangan di Abdya sangat memuaskan, seperti yang telah dilakukan Kodim 0110/Abdya dengan peluncuran motor pintar untuk membantu masyarakat dan para siswa dalam memenuhi kebutuhan buku bacaan.

“Kami sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah terlibat langsung dalam menyukseskan pencanangan budaya membaca ini. Kegiatan ini pertama kali di Aceh dan Abdya merupakan kabupaten terpilih sebagai kabupaten literasi,” demikian ujarnya.

Amatan dilapangan, hampir sekitar 5000 lebih siswa mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) sederajat, sekolah menengah pertama (SMP) sederajat dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat mengikuti kegiatan pencanangan budaya membaca.

Pencanangan budaya membaca itu pertama kalinya di Provinsi Aceh dan dipusatkan di Abdya yang dinobatkan sebagai kabupaten literasi pertama di Aceh.

Secara singkat, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI, Dr Juandanilsyah dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap apa yang telah dicapai Abdya dalam mengembangkan minat baca di kalangan siswa dan masyarakat.

“Melalui Permendikbud nomor 23 tahun 2015 Mendikbud telah mewajibkan siswa untuk membaca buku non mata pelajaran setiap hari. Karena membaca kunci utama menuju kesuksesan,” singkatnya.

Sementara itu Wakil Bupati Abdya, Erwanto, SE.MA mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar budaya membaca ini terus mengakar dan disukai oleh semua lapisan masyarakat. Menurutnya, keterampilan membaca merupaka keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap siswa untuk berhasil dalam pendidikan. Semakin baik keterampilan siswa membaca, maka kemampuannya untuk menalar ilmu pengetahuan semakin baik pula.

“Kalau Indonesia, Aceh dan Abdya mau maju, kuncinya adalah membaca. Mulai hari ini akan diterapkan tiada hari tanpa membaca di Abdya, tidak hanya bagi siswa namun juga untuk semua kalangan. Sebab setiap sekolah ada pustaka dan setiap desa juga ada pustaka, jadi tidak ada alasan untuk malas membaca,” demikian paparnya. (Rizal)

Sumber: acehterkini.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s