Perpustakaan Apung di Taman Ayodia Sepi Pengunjung

KEBAYORANBARU – Upaya Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta untuk membuat Perpustakaan Apung di Taman Ayodia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum begitu efektif. Pasalnya, perpustakaan yang berbentuk segitiga itu jarang diminati pengunjung yang datang ke taman yang berada dekat kawasan Blok M itu.

Perpustakaan itu terletak di dalam kolam yang berada di dalam Taman Ayodia. Lantai dari perpustakaan itu terlihat kotoran tanah dari bekas jejak kaki pengunjung. Selain itu, rak-rak buku yang ada di perpustakaan belum terlihat banyak buku bacaan.

Terlihat tiga orang anak kecil yang sedang asik bermain di perpustakaan tersebut. Bukannya untuk membaca buku, melainkan mereka bermain lari-larian. Karena memang kondisi perpustakaan sangat sepi dan tidak ada pengunjung.

Mereka adalah Adil (11), Marvel (7) dan Eza (7). Mereka sengaja datang ke Taman Ayodia untuk bermain. Disamping bermain mereka menyempatkan diri untuk membaca buku bacaan komik yang ada di perpustakaan apung itu.

“Enak disini bisa bermain sambil membaca,” kata Adil disela-sela bermain di Taman Ayodia, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/1).

Menurutnya buku bacaan yang ada di perpustakaan apung sangat kurang variatif (bermacam-macam). Sehingga sangat membosankan. “Kalau bisa diperbanyak bacaan buku buat anak kecil kaya komik,” tuturnya.

Lebih Enak Melihat Pemandangan

Hal berbeda diutarakan oleh pengunjung lainnya Desi (22). Ibu satu orang anak itu sengaja ke taman Ayodia untuk melihat keindahan taman. Menurutnya, perpustakaan apung itu jarang dikunjungi,

“Sepi disana karena pengunjung males baca. Mereka kesini mau melihat pemadangan dan ikan yang ada di kolam.” kata wanita yang tinggal di Praja itu.

Dia berharap Pemprov DKI harus menambah fasilitas bermain bagi anak di Taman Ayodia. Agar anak-anak Balita bisa memanfaatkan taman untuk belajar dan bermain.

“Pengunjung lebih suka lihat pemandangan karena sudah penat dan capek dengan rutinitas. Pengen santai-santai. Tapi, bagus sih ada taman bacaan disini,” tuturnya.

Bersurat

Dihubungi secara terpisah Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Diah Kurniati membenarkan kalau di Perpustakaan Apung masih sangat jarang buku. Namun, pihaknya terus berupaya untuk menambah koleksi buku yang ada di perpustakaan apung itu.

“Saya sudah bersurat ke Badan Arsip dan CSR dari SUAR yang mau nyumbang buku,” singkat Ratna kepada Warta Kota.

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s