Gerakan Semayong Membaca, Upaya Mewujudkan Desa Pintar

SAMBAS – Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memberikan sumbangsih peranan dalam mencerdaskan anak bangsa.

Seperti yang dilakukan oleh sekelompok anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna Tunas Harapan Bersama Desa Sungai Kumpai Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas.

Aktivitas anak-anak di Rumah Baca Semayong Institute bersama Karang Taruna Desa Sungai Kumpai, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, saat deklarasi Gerakan Semayong Membaca, belum lama ini.

Belum lama ini mereka merayakan ulang tahun yang ke-9. Tak sekadar peringatan ulang tahun, karang taruna yang acap kali berprestasi hingga tingkat nasional ini juga mendeklarasikan diri dengan Gerakan Semayong Membaca tepatnya dilakukan pada tanggal 30 Desember 2015 lalu.

“Pendeklarasian dilakukan bertempat di Rumah Baca Semayong Institute, RT 04 RW 02,” ujar Direktur Semayong Institute, Jepriadi AMd kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (5/1/2015).

Ia mengatakan Semayong Membaca, sebuah gerakan yang dimulai sejak setahun yang lalu dalam rangka mewujudkan desa yang pintar.

Dijelaskan tepat setahun yang lalu, awal tahun 2015, Kampong Semayong melalui lembaga Semayong Institute, mendapatkan hibah Buku dari Perpustakaan Daerah Provinsi Kalimantan Barat lewat mitra Lembaga Studi dan Arus Informasi Regional (LPS-AIR).

“Dengan ada nya bantuan 1000 buku tersebut, budaya Membaca di Kampong Semayong mulai digerakkan,” kata Jepriadi.

Kemudian hampir setiap hari, kegiatan membaca terjadi di Rumah Baca Semayong Institute yang secara bersama dikelola dengan Karang Taruna Tunas Harapan Bersama.

Dia mengatakan, sejauh ini pengunjung Rumah Baca Semayong Institute sudah lumayan banyak.
Harapannya dengan adanya gerakan ini semakin memacu semangat masyarakat, khususnya generasi muda untuk terus membaca.

“Mengupdate Informasi dan memperkaya ilmu yang salah satunya didapat dari buku,” ungkapnya.

Sementara Koordinator Kegiatan Semayong Membaca, Yetri SPd mengatakan bahwa kegiatan deklarasi tak lain untuk menghidupkan budaya membaca di Desa Sungai Kumpai.

Maka ia pun mengaku selalu bersemangat untuk menggugah minat baca masyarakat setempat.

Adek adek, kite sudah ade perpustakaan desa, buku sudah tersedia, karap karap paggi mbace ke sitok, supaye pintar,” pesannya kepada generasi anak-anak warga setempat.

Sementara itu, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Karang Taruna Tunas Harapan Bersama Desa Sungai Kumpai Asman SP turut memberikan motivasi pada peserta Gerakan Semayong Membaca.

“Kami bangga pada adik-adik sejak kecil sudah membiasakan diri untuk membaca. Karena dengan membaca buku maka pengetahuan kita akan bertambah,” katanya.

Menurutnya, buku itu sumber ilmu. Supaya masuk dalam ingatan, maka membaca harus fokus, harus dengan senang hati.

Sumber: pontianak.tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s