Rumah Baca Masih Sepi Pengunjung

SUNGAI PINYUH- Minat baca masyarakat di Kecamatan Sungai Pinyuh terbilang minim. Hal itu dilihat dari rendahnya tingkat kunjungan masyarakat di rumah baca yang terletak di Jalan Raya Seliung itu. Padahal, rumah baca tersebut telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai.

“Rumah baca ini didirikan sejak tahun 2006 silam. Sejak dibangun, sampai sekarang kami terus berupaya memberikan fasilitas dan pelayanan yang maksimal kepada pengunjung. Sampai saat ini, jumlah anggota yang terdaftar sebanyak 2000 orang,” ungkap petugas pengelola Rumah Baca Sungai Pinyuh, Aryadi ketika dikunjungi Pontianak Post, kemarin siang.

Aryadi menyebut, rumah baca yang dikelolanya telah memiliki berbagai fasilitas yang mumpuni dan memberikan kenyamanan kepada para pengunjung. Mulai dari ruangan yang refresentatif, AC, wifi internet gratis dan layanan lainnya.

“Semua fasilitas itu kita berikan agar menarik minat masyarakat untuk datang dan berkunjung ke rumah baca ini. Kita juga memiliki kurang lebih 6000 koleksi buku dengan berbagai segmen menarik untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat,” bebernya.

Tidak hanya dukungan fasilitas, lanjut Aryani, untuk meningkatkan daya kunjungan masyarakat Kecamatan Sungai Pinyuh, pihaknya pun kerap menggelar perlombaan. Salah satunya lomba pengjung teladan. Pemenang lomba akan mendapatkan hadiah menarik yang telah disiapkan pengelola.

“Penetapan pemenang lomba biasanya kita umumkan pada momentum HUT Pemda atau HUT RI. Kita ingin memotivasi masyarakat agar semakin bersemangat untuk berkunjung dan membaca buku,” tuturnya. Namun, lanjut Aryadi, berbagai daya upaya yang dilakukan pihaknya tampak belum membuahkan hasil yang maksimal. Terbukti, tingkat kunjungan dan minat membaca masyarakat di Kecamatan Sungai Pinyuh masih minim. Rumah baca kerap sepi dan lengang dari para pengunjung. “Mayoritas pengunjung yang datang berstatus pelajar. Mereka mencari bahan-bahan untuk menyelesaikan tugas sekolah dan lainnya. Namun, pelajar ini biasanya hanya aktif ketika masih sekolah saja. Apabila sudah tidak sekolah, mereka pun sudah tidak berkunjung lagi,” lirihnya.

Kedepan, dirinya berharap kesadaran masyarakat untuk membudayakan minat membaca semakin meningkat. Sebab, buku merupakan gudang ilmu yang dapat menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat. “Berbagai program kerja juga telah kita laksanakan untuk mendongkrak minat baca masyarakat di Kecamatan Sungai Pinyuh. Seperti membangun perpustakaan desa, perpustakaan masjid dan lainnya,” pungkasnya.

Sumber: pontianakpost.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s