Medsos Ternyata Tak Turunkan Minat Baca

Munculnya berbagai bentuk media sosial telah membuat orang-orang menghabiskan banyak waktu untuk aktivitas online. Hal tersebut membuat mereka tak punya waktu lagi untuk membaca buku konvesional.

Menanggapi hal itu, Co-Founder Komunitas Baca Labasa, Syukron Ali, memaparkan perkembangan teknologi tak membuat minat membaca orang Indonesia menurun. Justru beragam media tersebut meningkatkan peluang membaca.

“Kalau buku secara fisik iya. Tapi kalau peluang dan kesempatan untuk membaca makin terbuka lebar,” ujarnya seperti dilansir Okezone, Jumat (25/12/2015).

Dia menuturkan, kebanyakan media sosial yang ada mayoritas masih menggunakan tulisan. Jadi, setidaknya meski hanya iseng, itu tanda mereka memiliki rasa penasaran terhadap suatu hal.

“Kalau mereka penasaran artinya pertumbuhan minat membaca semakin bertambah. Sejauh ini mereka buka aplikasi atau media sosial kan untuk mencari informasi,” terangnya.

Oleh karena itu, imbuh Ali, melalui komunitas Labasa, pihaknya ingin menjadi fasilitator dan tempat belajar bagi para kaum urban khususnya di kota-kota besar yang belum atau tidak sempat belajar di bangku formal hingga pendidikan tinggi.

“Karena kami yakin, orang yang pandai itu bukan hanya yang duduk di bangku kuliah, tapi orang pandai itu adalah orang yang suka membaca,” tukasnya.

Sumber: solopos.com

Leave a comment

Filed under Minat Baca

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s