5 Buku Keren Tentang Perjalanan yang Cocok untuk Menemani Akhir Tahun!

Libur akhir tahun udah di depan mata, selain harus mensyukuri apa yang udah dilewati, bakal lebih bagus lagi kalau sisa hari bisa direnungi. Bukan dengan melamun melainkan membaca catatan perjalanan orang-orang ini sambil berkontemplasi dan merenung.

HAI udah memilih 5 buku keren tentang perjalanan yang cocok untuk menemani liburan akhir tahun ini. Sambil menikmati kebebasan waktu bersantai, bermain dan bersenang-senang, kenapa nggak membaca juga buku- buku keren ini biar sebelum tahun berganti, kita udah jadi lebih keren dari sebelumnya.

Yuk, dipilih-dipilih 5 buku keren tentang perjalanan yang cocok nemenin akhir tahun!

The Dusty Sneakers

Bukan jalan-jalan namanya kalo sepatu kesayangan yang pernah kamu ajak kemana-mana itu nggak kotor atau berdebu kayak tulisan-tulisan dalam buku “The Dusty Sneakers”.

Yap, buku karya Teddy W. Kusuma (Twosocks) dan Maesy Ang (Gypsytoes) menjadi buku perjalanan yang bermakna dimana setiap kali mereka singgah di suatu tempat, nggak lama kemudian mereka menuliskannya dengan gaya masing-masing.

Oh ya, Twosocks dan Gypsytoes ini merupakan dua orang sahabat yang saling terpisah. Satu di Jakarta, dan satu lagi di Belanda. Meski terpisah jarak, kedua orang ini bisa saling berhubungan lewat sebuah blog yang mereka ciptakan bernama www.thedustysneakers.com.

Membaca buku setebal 262 halaman ini sama sekali nggak menjenuhkan apalagi buat yang suka jalan-jalan dan beneran punya sahabat dalam kehidupan nyata. Kalau pun nggak, buku ini sama sekali jauh dari buku panduan jalan-jalan yang lebih banyak memberikan petunjuk atau tips survive di tempat baru, justru buku ini diam-diam melalui sudut pandang dua orang penulisnya telah menunjukkan kepada kita gimana sih, jalan-jalan bisa menemukan kisahnya sendiri?

Dan dengan tanpa sadar, kita pun bakal keasikan dalam kemesraan dua karakter ini sampai-sampai timbul pertanyaan, “Yakin cuma sahabatan?”

Nah, sebelum kepoin akhir kisah mereka di dunia nyata, mending ambil The Dusty Sneakers dari rak di toko buku langganan kalian dan biarkan “sepatu berdebu” ini jalan-jalan di kepala kalian!

Jalan-Jalan Men

Episode Jalan-Jalan Men di web series emang terus berjalan bahkan sampai sekarang. Teriakan “Jalan-Jalan Men” dari Jebraw dan Naya pun masih terngiang-ngiang di telinga. Tapi… tahu nggak sih, ada apa di balik kisah petualangan Jebraw mencari Dinosaurus pada episode pertama mereka?

Nah, di buku Jalan-Jalan Men – Mengejar Dinosaurus inilah semua terungkap, semuanya terjawab.

Adalah Andra Fembriarto dalang dari semua kreativitas yang terjadi di balik proses pembuatan video Jalan-Jalan Men yang diproduseri Christian Sugiono. Lebih dari itu, membaca (lebih bagus lagi kalau sambil browsing dan nonton episode Yogyakarta) buku ini akan membuat kita ternganga dengan kenyataan yang ada.

Jebraw yang kita lihat pecicilan di setiap episode Jalan-Jalan Men (JJM) ternyata punya sisi lain yang mengagumkan, menjengkelkan sekaligus mengharukan. Begitu juga Naya dengan sudut pandangnya ia mengawali kisah pertemuannya dengan makhluk bernama Jebraw dan mengungkap cerita sebelumnya yang bikin pembaca kagum sih sama dia.

Meski semua kisah dibuku ini hasil rangkuman Andra Fembiarto, membuka setiap halamannya sama seperti kita melihat “kepecahan demi kepecahan” yang sama dari setiap episode Jalan-Jalan Men, bahkan yang ini lebih seru dan mendalam lagi.

Pasalnya, Andra yang juga menulis naskah JJM memang cerdas membukukan kisah awal terjadinya petualangan uniknya bersama Jebraw yang akhirnya dari buku inilah pembaca dan penonton JJM bisa menjadi semakin cerdas dan mungkin berani membuat sesuatu yang beda_ suatu hari nanti. Dan yang terpenting, setiap kita nantinya bisa tetap jalan-jalan dan membuat kepecahan-kepecahan versi sendiri.

Untuk itu buku ini memang layak menemani liburan akhir tahun kita karena buku ini juga yang bakal membuat kita semakin penasaran dengan kelanjutan “pencarian ” Jebraw cs di episode Jalan-Jalan Men selanjutnya. #Pecah deh!

Travel Young

Benar, tiap orang punya kisah berbeda. Punya perjalanan berbeda. Dalam buku berjudul Travel Young juga ada banyak momen luar biasa dalam petualangan seorang Alanda Kariza. Bukan saja sekedar mengesankan, tapi lebih dari itu. Penuh makna dan terkadang menemui kejutan.  

Buatnya, kedewasaan itu bisa ditemukan jawabannya saat kita berkelana, makanya selagi muda dia mengajak pembacanya untuk berani melakukan perjalanan.

Destinasi-destinasi di luar negeri yang pernah disambangi Alanda menjadi suguhan menarik bacaan buku jalan-jalan yang cocok menemani liburan akhir tahun.

Yang seru, berbagi kisah itu emang nggak harus menampakan kesombongan. Makanya, dari semua catatan Alanda, kita bisa merasakan betul pengalaman bertualang Alanda berikut perjuangan-perjuangan yang pernah dihadapinya. Dari buku ini, kita belajar dewasa bahkan sebelum benar-benar melakukan perjalanan.

Under The Southern Stars

“Karena kalau kita memulai traveling sesudah kaya atau pensiun pada usia enam puluh tahunan, mungkin sudah terlambat untuk tahu bagaimana cara menikmatinya,” begitu salah satu kutipan di buku Under The Southern Stars terbitan Gagas Media.

Buku yang ditulis Anida Dyah ini memang provokatif sekali mengajak pembacanya untuk menabrak zona nyaman mereka. Ditulis berdasarkan pengalaman nyata Dyah dari Australia ini menggugah kita untuk mau memanfaatkan waktu di usia muda dan menikmatinya dengan cara jalan-jalan.

Untuk diketahui aja, buku ini banyak ngasih bocoran gimana ngedapetin waktu dan kesempatan jaan-jalan. Salah satunya adalah cara dapetin working holiday visa yang katanya cuma bisa didapat untuk orang dewasa muda sampai usia 30 tahun aja. Makanya, buku ini menginspirasi banyak orang untuk mau mengambil keputusan di usia muda.

Meski terbit sejak 2014, Under The Southern Stars masih dicari dan dibicarakan banyak orang. Bahkan baru-baru ini, buku tersebut mendapat Anugerah Pembaca Indonesia 2015. Makanya, HAI rekomendasikan buku ini buat juga menemani liburan akhir tahun teman-teman.

Selamat mencari dan membaca isi bukunya!

“Keliling Dunia”

Last but not least, buku mewarnai orng dewasa “Keliling Dunia”. Iya, ini buku mewarnai bukan buku bacaan.

Tapi, buat kalian yang sudah lupa kapan terakhir kali punya buku-buku mewarnai? Satu buku ini bakal mengembalikan ingatan bahagia kita ke masa kanak-kanak, karena ini buku khusus mewarnai untuk orang dewasa.Nah, remaja seperti kita juga bisa tentunya.

Kenapa dilabeli buku mewarnai orang dewasa? Tenang, gambar di dalamnya nggak berbau pornografi kok tetapi justru gambar-gambar yang ada merupakan ikon-ikon dunia yang siap kita warnai sesuai selera. Buku ini ternyata lagi hits dan banyak diposting orang-orang dewasa yang akhirnya back to coloring book. Mereka yakin kalau buku mewarnai “Keliling Dunia” ini bisa mengobati stress yang banyak terjadi pada orang-orang dewasa.

Untuk itu, buku “Keliling Dunia” adalah buku perjalanan yang cocok untuk menemani liburan akhir tahun kita karena dengan membuka buku ini, kita nggak perlu terburu-buru ketika singgah di suatu Negara. pandangi lalu warnai. Mampir aja ke Marrakesh di Maroko, atau Dubrovnik di Kroasia, ke Jembatan Oberbaum di Berlin sampai ke Lhasa di Tibet. Semua gambar tersebut menantikan pulasan warna dari tangan kamu!

Nggak perlu pusing memikirkan komposisi warnanya, sebab ini bukan lomba mewarnai yang menuntut ksempurnaan. Ini tentang menuangkan kembali ingataan masa kanak-kanak yang bahagia. Ikutin aja, kata hati kamu untuk memulas kertas gambar itu dengan warna pilihan sendiri. Bebaskan!

Buku ini adalah maestro dalam dunia mewarnai kamu sendiri. Yakin deh, dengan kegiatan mewarnai ini, kejenuhan kamu bakal terobati. Makanya, yuk keliling dunia dan menjadi anak-anak lagi!

Sumber: hai-online.com

Leave a comment

Filed under Pustaka

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s