Yayasan Bulir Padi Kembali Bangun Pustaka Bulir Padi untuk Komunitas Pra Sejahtera

Yayasan Bulir Padi (Bulir Padi) meresmikan Pustaka Bulir Padi, sebuah taman baca dan perpustakaan yang berlokasi di Lapangan Serbaguna, Jalan Otista 1A, RW01 Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur.

Peresmian Pustaka Bulir Padi yang kedua, Minggu (20/12) di Jakarta Timur ditandai dengan pelepasan balon yang dilakukan oleh Ami Baharuddin, Ketua RW 01; Tia Sutresna, Ketua Yayasan Bulir Padi; dan Riyanto Mashan Country President Director Schneider Electric Indonesia bersama dengan anak-anak warga RW 01 Bidaracina.

Pembangunan Pustaka Bulir Padi ini merupakan bagian dari program “Membaca untuk Maju” Bulir Padi, yakni bentuk nyata usaha Bulir Padi dalam membantu meningkatkan minat baca di komunitas prasejahtera di Jakarta, khususnya bagi anak-anak usia sekolah. Pustaka Bulir Padi ini merupakan pustaka bulir padi kedua yang didirikan oleh Bulir Padi.

Berdasarkan data Bank Dunia, Indonesia memiliki minat baca paling rendah di antara negara Asia Tenggara dimana indeksnya hanya 21,7 persen dibandingkan di negara tetangga seperti Filipina dan Singapura yang tercatat memiliki minat baca lebih dari 70 persen.

Selain itu, hasil studi United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) pada tahun 2013 menyatakan bahwa dari 1.000 orang di Indonesia, hanya ada satu orang yang gemar membaca.

Di tahun yang sama, survei Badan Pusat Statistik (BPS) di Indonesia menunjukkan bahwa orang Indonesia paling gemar nonton televisi, yakni sebanyak 91,68 persen, sementara yang suka membaca surat kabar hanya 17,6 persen saja. Padahal, minat baca perlu ditumbuhkan sejak dini guna mengasah kemampuan berpikir seseorang hingga dewasa.

Ketua Yayasan Bulir Padi, Tia Sutresna mengatakan, Bulir Padi mendukung penuh upaya Pemerintah dalam meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia di tengah tingginya kemajuan teknologi yang semakin mendominasi kegiatan sehri-hari.

“Pustaka Bulir Padi merupakan wujud nyata visi kami dalam meningkatkan minat baca, khususnya di daerah marjinal di Jakarta seperti RW01 Bidaracina. Kami optimis bahwa langkah yang kami lakukan dapat membentuk masyarakat yang lebih berilmu dan kompeten,” kata dia di Jakarta, Minggu (20/12).

Pembangunan Pustaka Bulir Padi mendapat dukungan penuh dari Schneider Electric Indonesia. Sebagian besar dana pembangunan Pustaka Bulir Padi berasal dari Schneider Electric Indonesia.  Komitmen Schneider Electric Indonesia juga terlihat dari penggalangan 1.000 buku dari para karyawan yang kini berada di dalam Pustaka Bulir Padi. Buku tersebut bervariasi, mulai dari buku pelajaran, komik sains, ensiklopedia, dan cerita bergambar yang memiliki nilai edukasi.

“Kami peduli terhadap lingkungan dimanapun perusahaan kami berada. Peresmian hari ini merupakan outputdari kepedulian tersebut, yaitu berupa donasi kegiatan Schneider Electric “Use Your Legs” yang kami banggakan dan komitmen karyawan dalam penggalangan buku. Di Schneider Electric, kami percaya bahwa akses terhadap energi merupakan hak setiap manusia, untuk itu perpustakaan inipun dilengkapi perangkat listrik yang berkualitas dan aman, serta lampu tenaga surya Mobiya,” jelas Country President Schneider Electric Indonesia, Riyanto Mashan.

Sementara itu, Ketua RW 01 Bidaracina, R. Ami Baharuddin mengatakan, sangat menghargai usaha Bulir Padi dalam meningkatkan minat baca warga, baik anak-anak maupun dewasa di area ini.

“Dengan diresmikannya Pustaka Bulir Padi ini, kami berharap agar anak-anak dapat menghabiskan waktu mereka dengan lebih positif, yakni dengan membaca hal-hal bermanfaat di Pustaka Bulir Padi. Pustaka ini juga tentunya bermanfaat bagi orang dewasa dalam me

mperlengkapi diri mereka dengan informasi bermanfaat,” ungkap dia.

Senada dengan hal tersebut, Tia Sutresna menyatakan, Pustaka Bulir Padi ini melayani 700 warga di RW01 Bidaracina, Jatinegara, di mana 400 orang diantaranya merupakan anak usia sekolah PAUD (pendidikan anak usia dini) sampai dengan SMA (sekolah menengah atas).

Bulir Padi merupakan organisasi lembaga swadaya masyarakat yang membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera dengan memberikan beasiswa sekolah merit-basedberdasarkan kemampuan finansial keluarga dan prestasi anak guna memberdayakan mereka menjadi pribadi mandiri yang dapat membantu meningkatkan taraf hidup keluarga dan komunitasnya.

Sumber: poskotanews.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s