Peminjaman Buku Tak Harus Melalui Penjaga Perpus

YOGYA – Menandai dimulainya layanan Perpustakaan DIY bernama Grhatama Pustaka, BPAD DIY selaku pengelola perpustakaan tersebut akan mengadakan rangkaian kegiatan untuk mengenalkan gedung beserta layanannya. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai pada 14 Desember 2015.

Kepala BPAD DIY, Budi Wibowo mengatakan, pihaknya akan mengenalkan gedung beserta layanannya melalui branding, soft launching dan grand launching.

Pun pengenalan tersebut menurutnya berupa acara yang menarik, menghibur dan mendidik.

“Rangkaiannya ada lomba mewarnai, lomba fotografi, lomba poster hingga lomba menggambar, Selain itu akan ada pameran buku pada 14-22 Desember 2015. Yang tertarik silakan mengunjungi Grhatama Pustaka,” kata Budi kepada Tribun Jogja, Selasa (15/12/2015).

Dia menuturkan, konsep layanan perpustakaannya itu nantinya disajikan dengan mengakomodir teknologi Radio Frequency Identification (RFId). Di mana pengunjung dapat melakukan transaksi peminjaman dan pengembalian buku secara mandiri.

Selain itu, di ruang outdoor perpustakaan tersebut menurutnya dirancang dalam bentuk gazebo yang dilengkapi dengan sumber listrik sehingga kegiatan belajar dan pencarian informasi menjadi menyenangkan. Pun di ruang itu juga dilengkapi free wifi.

“Kami juga sudah mempersiapkan ruang koleksi, ruang baca yang nyaman, bioskop enam dimensi hingga coffee shop. Ini untuk memberi nilai tambah dan daya tarik tersendiri untuk berlama-lama,” jelas dia.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pelestarian Perpustakaan BPAD DIY, Monika Nur Lastri menuturkan bahwa seusai diresmikan, perpustakaannya akan dibuka pada Senin – Sabtu, pukul 08.00-22.00 WIB.

Dia berharap, pengunjung yang datang bukan hanya untuk membaca buku. Namun juga untuk berekreasi bersama keluarga.

“Masuk ke sini juga gratis. Saya harap masyarakat bisa menikmati seluruh fasilitas perpustakaan yang ada,” kata Monika.

Dia pun mengungkapkan, Grhatama Pustaka merupakan nama gedung Perpustakaan DIY yang diberikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Bangunan gedung yang memiliki empat minaret menjulang menurutnya mengandung makna 4 kesempurnaan orang jawa.

“Empat kesempurnaan itu meliputi Prakoso, Wulung, Wangi dan Agung. Diharapkan perpustakaan ini menjadi gerbang bagi tiap manusia dalam mencapai derajat tertinggi melalui pengetahuan yang terkandung dalam koleksi perpustakaan,” tukas dia.

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s