KPAD Pontianak: Perpustakaan Bukan Gudang

PONTIANAK – Kantor Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (KPAD) Kota Pontianak getol membenahi keterbatasan sekolah dalam pengelolaan perpustakaan sebagai satu di antara penunjang dalam akademik siswa. Saat ini fokus KPAD menyasar kepada perpustakaan Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Pontianak.

” KPAD menginginkan agar gedung perpustakaan bukan malah menjadi gudang. Perpustakaan juga harus menjadi tempat rekreasi. Sebenarnya minat baca anak ada, cuma sekolah belum memaksimalkan peran perpustakaan. Bagaimana mau memerankan fungsi perpustakaan, jika belum terkelola dengan baik?,” ungkap Kasi Pembinaan KPAD Kota Pontianak, Rahmad Djailani (43) kepada Tribun Pontianak di ruang kerjanya, Jl Alianyang No 7 Pontianak, Rabu (7/10/2015) sore.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak KPAD di antaranya dengan menyelenggarakan Lomba Perpustakaan Sekolah Tahun 2015 tingkat SD dan MI, baik negeri maupun swasta. Kegiatan lomba, kata dia sebagai satu bentuk pembinaan terhadap perpustakaan sekolah yang notabene merupakan media pembelajaran bagi siswa di sekolah.

“KPAD ingin melihat kepedulian sekolah terhadap perpustakaan. Tahun ini peserta meningkat dari 35 sekolah menjadi 50 sekolah se-Kota Pontianak. Kita pilih 50 sekolah itu berdasarkan akreditasi yang mereka peroleh dari penilaian Dinas Pendidikan serta jumlah siswa yang berada di sekolah tersebut,” terangnya.

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s