DPRD Sukabumi Tetapkan Tiga Raperda, Termasuk Tentang perpustakaan

SUKABUMI – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penyelenggaraan Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS akhirnya resmi ditetapkan dalam rapat paripurna DPRD Kota Sukabumi bersamaan dengan Raperda Kearsipan dan Penyelenggaraan Perpustakaan, Senin (31/8/15). Hal tersebut bertujuan sebagai upaya pemerintah dalam menekan laju epidemi pada populasi kunci dan populasi umum, melalui penyebarluasan informasi serta pemberian pelayanan promotif, preventif, diagnosis, kuratif dan rehabilitatif.

Dengan demikian, pelaksanaan upaya penanggulangan HIV dan AIDS di Kota Sukabumi, dapat menurunkan orang yang terinfeksi HIV baru, dan kematian yang disebabkan oleh AIDS. Wakil Ketua I DPRD Kota Sukabumi, Tatan Kustandi menjelaskan, usai hasil uji publik dan masukan-masukan dari berbagai elemen pemerintah dan masyarakat yang dibahas pasal per pasal secara umum yang melibatkan berbagai aspek tersebut. Poin yang menjadi sorotan di antaranya, mempercepat penetapan Raperda Penyelenggaraan Upaya Penanggulangan HIV dan AIDS.

“Pada rapat kali ini raperda HIV dan AIDS tersebut resmi ditetapkan,” ujarnya saat sambutan rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Sukabumi.

Dikatakan dia, dengan usai ditetapkannya raperda ini, peran pemerintah dan masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit HIV dan AIDS itu juga akan searah dan harus diimbangi perlindungan pengobatan ODHA, termasuk juga kewajiban ODHA kepada masyarakat lainnya. Tak hanya itu, dalam rapat paripurna tersebut, dua Raperda Penyelenggaraan Kearsipan dan Penyelenggaraan Perpustakaan juga sekaligus ditetapkan.

“Dalam rapat paripurna kali ini, tiga raperda sekaligus ditetapkan usai pembahasan dan uji publik di berbagai pihak. Hal ini tentunya untuk dapat memberikan payung hukum yang kuat bagi Pemkot Sukabumi,” terangnya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Sukabumi, M Muraz mengatkan, tiga raperda itu masing-masing memiliki tujuan dan kepentingan yang sama. Dalam hal ini, khususnya pemerintah agar dapat merancang serta memberikan payung hukum secepatnya akan peraturan tersebut. Dalam penetapan ini pun tentunya atas hasil pembahsan bersama pimpinan muspida serta upaya pemerintah dalam berbagai penanggulangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus melakukan upaya untuk tetap mewujudkan masyarakat Kota Sukabumi lebih baik. Terutama, sasaran peningkatan program, kesadaran masyarakat dengan pencegahan, sosialisasi risiko penyakit, konseling dan mengimbau untuk mengadakan tes HIV dan AIDS,” tambahnya.

Masih kata Muraz, sedangkan untuk raperda perpustakaan daerah ini merupakan sebuah fasilitas pengembangan ilmu wawasan bagi masyarakat. Sehingga, akan terdorong untuk berkewajiban membaca dan mengunjungi perpustakaan. Tujuan berkembang secara integrasi untuk pelayanan masyarakat secara cepat dan tepat, juga sebagai sumber gudang ilmu pengetahuan dan pengembangan etnik budaya nusantara.

“Penetapan raperda perpustakaan ini jelas mendorong masyarakat untuk gemar membaca. Sementara, raperda kearsipan tentunya ini untuk membawa perubahan secara optimal tentang kesadaran pemeliharan arsip daeraah yang lebih baik lagi, yang natinya akan mendapatkan perlindungan dan penyelamatan arsip,” terangnya.

Sumber: pojoksatu.id

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s