Renovasi Museum (dan Perpustakaan) DPR, Fadli Zon: Biayanya Murah Meriah

Jakarta – Pembenahan Museum DPR menjadi salah satu tahap dan 7 proyek pembangunan kawasan parlemen. Wakil Ketua DPR Fadli Zon meyakinkan publik bahwa proyek itu tak memakan banyak biaya.

“Kita memanfaatkan suatu ruang dan museum yang ada kita harapkan ke depan menjadi museum yang lebih representatif, semacam awal pembenahan museum,” kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015).

Fadli beserta pimpinan DPR lainnya sempat mengecek museum yang ada di Gedung Nusantara itu. Museum itu berisi penjelasan tentang tugas-tugas DPR hingga perjalanan DPR dari masa ke masa.Ada pula benda-benda yang dipamerkan mulai dari palu, mesin tik, hingga kursi sidang dan gamelan.

Menurut Fadli, artefak dan alat peraga dari Museum DPR masih banyak namun tidak bisa dipamerkan karena keterbatasan tempat. Museum ini dianggap terlalu sederhana.

“Museumnya sendiri masih senderhana, nanti kita tingkatkan. Kalau kita punya fasilitas gedung yang lebih memadai, nanti kita pindahkan,” ucap pria yang juga kolektor batu akik dan keris ini.

Proyek pembangunan DPR dikawal oleh Tim Implementasi Reformasi yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. Ditanya soal biaya, Fadli belum menyebutkan angka namun menurutnya itu masih sangat murah.

“Murah meriah kalau itu sih. Mestinya tidak sampai miliaran. Anggota dewan tidak tahu menahu anggarannya berapa, itu kuasa pengguna anggaran di Sekjen,” jawabnya.

Selain museum, ada juga perpustakaan yang akan dibenahi. Fadli mengaku ingin meniru perpustakaan parlemen yang ada di mancanegara.

Waketum Gerindra ini meyakinkan bahwa proses tender dan pembangunan proyek DPR akan transparan. Menurutnya, proses ini tak perlu diragukan.

“Kenapa harus takut membangun gedung perpustakaan? Fedung prepustakaan parlemen di dunia, di mana-mana itu besar,” ungkap Fadli.

Tujuh proyek pembangunan itu ialah alun-alun demokrasi, museum dan perpustakaan, jalan akses bagi tamu ke Gedung DPR, visitor center, pembangunan ruang pusat kajian legislasi, pembangunan ruang anggota dan tenaga ahli, serta integrasi kawasan tempat tinggal dan tempat kerja anggota DPR. Rencana pembangunan ini menuai pro kontra dari publik namun prosesnya masih terus berjalan.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan meninjau museum tersebut besok sore. Jokowi juga akan menandatangani prasasti pencanangan Penataan kawasan parlemen.

sumber: detik.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s