Pelajar Santa Maria Baca Buku Perjuangan Sambut Hari Kemerdekaan

SURABAYA – Ada banyak cara untuk menunjukkan rasa kecintaan kita kepada para pahlawan. Salah satunya ialah menerapkan budaya membaca. Hal ini yang dilakukan oleh seluruh siswa kelas sati hingga kelas tiga SMA Santa Maria, Surabaya, Rabu (12/8/2015).

BUKU PERJUANGAN – Siswa Kelas 12 SMA Santa Maria Surabaya secara serentak membaca buku buku perjuangan di sekolah, Rabu (12/8/2015).

Mereka membaca buku tentang pahlawan untuk mengenang kembali jasa para pahlawan yang telah gugur.

Florencia S, siswa kelas 12 IPS, misalnya, membaca buku tentang sosok Habibie. “Nggak bosen-bosennya baca buku tentang Pak Habibie. Di rumah juga ada banyak koleksi buku tentang perjuangan sejarah,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan, seharusnya membaca buku tentang sosok para pahlawan diterapkan setiap hari dan tidak hanya dalam momen tertentu saja.

“Kalau bisa pas lagi senggang gitu yang dibaca buku nasional. Jadi nggak hanya buku tentang percintaan saja. Kita juga wajib tahu tentang siapa pahlawan kita,” terangnya.

Tak hanya Florecia, Suryadinata senang membaca sosok Jenderal Sudirman. Ia mengaku seakan berada di medan perang.

“Di rumah juga rebutan membaca buku ini. Jadi harus antre. Ini aja saya sudah baca dua kali lebih,” kata dia.

Selain itu, mereka berdua juga sangat setuju apabila untuk mengembangkan budaya literasi harus diawali dari rasa kecintaan untuk membaca.

“Ya walaupun ada film yang menceritakan sosok pahlawan ini, membaca juga perlu dilakukan. Kalau melihat film mungkin bisa buat mereka yang hobi nonton. Kayak film Soe Hok Gie,” terang Florencia.

Guru Bahasa Indonesia di SMA Santa Mari, Rudy Prasetya, mengatakan kegiatan ini untuk menggugah semangat para siswa agar mau membaca.

“Kami juga sangat mendukung program pemerintah tentang budaya literasi. Jadi mumpung pas momennya mau hari kemerdekaan, kami tekankan sama anak-anak ini agar ikut serta memeriahkan hari besar ini,” paparnya.

Ia mengatakan, siswa bebas memilih tempat untuk membaca. “Yang penting mereka nyaman ketika membaca. Karena buku yang mereka baca ini buku koleksi mereka dan harus tentang perjuangan,” tutupnya.

sumber: surabaya.tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Minat Baca

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s