Pameran Arsip BPAD DIY: Menikmati Foto Yogya Dari Masa ke Masa

YOGYA – Wisatawan dan masyarakat Yogyakarta bisa menyaksikan ratusan foto sudut-sudut Yogyakarta termasuk sumbu imajiner tata kotanya dalam pameran arsip yang diselenggarakan di Sasono Hinggil sejak 29 Juli hingga 4 Agustus. Foto-foto yang biasanya hanya bisa disaksikan di museum arsip DIY, kali ini dapat dinikmati dengan bebas dan tanpa pungutan biaya.

Berbagai koleksi foto yang dimiliki Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY ditampilkan di ruang yang juga mencerminkan kebudayaan khas Yogyakarta tersebut. Kepala BPAD DIY, Budi Wibowo mengatakan bahwa pihaknya sengaja memamerkan arsip bersejarah pada masyarakat luas dan wisatawan yang berada di Yogyakarta.

“Arsip merupakan bagian dari sejarah dan tak banyak orang yang melihat apabila hanya berada di dalam gedung arsip. Dengan adanya pameran seperti ini dan berkelanjutan rutin, harapannya masyarakat bisa memgapresiasi dan mengetahui sejarah Yogyakarta secara lebih komprehensif,” ungkapnya.

Dalam pameran yang telah disaksikan hampir oleh 1000 wisatawan tersebut, ditampilkan foto-foto menarik pusat sumbu imajiner Yogyakarta yakni Panggung Krapyak, Kraton, Tugu dan Gunung Merapi dari masa ke masa. Ada foto yang telah dibuat sejak tahun 1920 dan ada yang baru dibuat pada periode 2000-an.

Pengunjung seakan dibawa masuk bernostalgia di Yogyakarta tempo dulu dengan kesederhanaan kotanya. Ada foto di mana Tugu masih dilingkari oleh jalan tanah pada periode 1930-an, atau Sasana Tirto Dwi Abad di Alun-Alun Utara pada tahun 1956 yang saat ini sudah tak ada.

Ada pula foto-foto landmark kawasan Jogja Utara dengan kawasan sekolah dan rumah sakit pada era kolonialisasi Belanda. Di sisi selatan, diperlihatkan pula foto kabupaten Bantul yang baru mulai pembangunan infrastruktur pada tahun 1970-an.

“Kami dari BPAD pun sangat mengharapkan adanya pameran arsip berupa foto tata ruang ini bisa menjadi acuan arah pembangunan DIY ini kedepan. Tentunya untuk membangun peradaban modern yang berjatidiri Indonesia,” tutup Budi.

Sumber: krjogja.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s