Awas, Arsip Hilang, Aset Melayang

LEMBANG – Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus fokus terhadap penataan arsip tahun ke tahunnya. Hal ini dilakukan guna mengumpulkan arsip-arsip yang memiliki nilai penting untuk mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (KPAD) KBB, Euis Suryati mengibaratkan, bila arsip hilang sama dengan aset melayang. Untuk itu, dibutuhkan penataan arsip semaksimal mungkin agar aset juga tidak hilang.

“Artinya aset itu memerlukan arsip sebagai bukti. Kita lihat, tonggak sejarah bangsa ini tidak terlepas dari arsip-arsip sejarah yang masih ada,” katanya kepada wartawan usai menghadiri acara Bimbingaan Teknis Pengelola Perpustakaan Desa Taman Bacaan Masyarakat dan Sudut Baca PKK se-Kabupaten Bandung Barat di Lembang, kemarin.

Ia menambahkan, pengelolaan arsip harus dilakukan dengan baik mulai dari arsip yang ada di desa, kecamatan hingga ke masing-amsing SKPD. Diakuinya, hingga saat ini kesadaran dalam menata arsip masih dalam proses. Ia tidak membantah, bila sejumlah kendala-kendala dalam menata arsip masih terjadi.

“Apalagi sekarang desa juga ada bantuan keuangan, karena dari itu juga pengarsipannya itu harus benar-benar profesional sesuai dengan Jadwal Resensi Arsip (JRA) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” tuturnya.

Sejauh ini lanjutnya, kesadaran dari setiap SKPD ini masih kurang, karena menurutnya masih ada kendala dalam proses, proses pembinaan maupun proses pembangunan Depo Arsip yang terletak di kecamatan Cipatat. Lanjutnya semua arsip nantinya akan terkumpul di Depo Arsip dan hanya arsip aktif saja yang yang di ambil. “Jadi nanti itu bukan tempat sampah atau gudang, karena kami hanya mengambil arsip aktif sehingga lebih mudah mendata atau dan lebih efisien,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Bupati Bandung Barat Abubakar menuturkan, acara bimtek ini untuk mengingatkan sekaligus melakukan sosilalisasi pentingnya dalam menata arsip di lingkungan pemerintah. Bimtek ini memberikan ilmu sekaligus menghadirkan narasumber yang kompeten. “Mudah-mudahan dapat meningkatkan motivasi untuk pengembangan SDM ke depan dalam penataan arsip,” paparnya.

Menurut bupati, dibutuhkan SDM yang handal dan mumpuni dalam menata arsip. Dengan memiliki SDM yang handal, maka penataan arsip bakal jauh lebih baik, sehingga berkas-berkas arsip bisa lebih rapih. “Nantinya setiap SDM Harus memiliki kemampuan yang mumpuni dalam melakukan penataan arsip,” pungkasnya.

Sumber: pojoksatu.id

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s