Mendikbud Canangkan Kebiasaan Baru di Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, pada tahun ajaran baru 2015/2016 mulai diberlakukan kebiasaan baru di sekolah. Setiap Senin akan ada upacara bendera, dan setiap hari, sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan. Guru dan siswa wajib menyanyikan lagu Indonesia raya, dan diakhir pelajaran sebelum pulang. Wajib menyanyikan lagu daerah, lagu-lagu nasional, dan lagu bernuasa patriotik, dan diiringin dengan doa.

Mendikbud Anies menyebutkan, program ini merupakan sebagian dari kebiasaan yang akan diterakan secara bertahap, lalu akan dibiasakan dan didisiplinkan, sehingga dapat menjadi kebiasaan dan kebudayaan. “Kita sekarang mulai dengan mengajarkan dan membiasakan siswa dan guru,” kata Anies usai membuka acara Rapat Koordinasi Sosialisasi Gerakan Pemberdayaan Karakter di Sekolah, yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Tingkat Kabupaten/Kota, dan Provinsi Se- Indonesia, di Gedung Kemdikbud, Jumat, ( 10/7). Menurut, Mantan Rektor Universitas Paramandina, selain melatih siswa, guru diajarkan untuk memberikan salam, senyum, sapa, kepada anak -anak dengan tujuan anak-anak terbiasa. Anies menegaskan, kewajiban yang rutin dijalankan di sekolah juga harus dijalankan di rumah. Orang tua harus menyempatkan waktu 20 menit untuk mengobrol dengan anak-anak, karena tanpa disadari kebiasaantersebut membuat anak berani tampil dan mau berinteraksi dengan lingkungan sekitar.

Pendiri Indonesia Mengajar mengungkapkan, sebelum pelajaran dimulai, pada ajaran baru, anak diberi kesempatan untuk membaca buku salama 15 menit. Buku bacaan yang boleh baca daapt dipilih sendiri sesuai minat anak. Jika buku yang dibutuhkan tidak ada diperpustakaan sekolah anak diperbolehkan membawa buku dari rumah, dan siap dibacakan dalam kelas setelah mendapat izin dari guru. Apakah buku itu layak dibaca atau tidak. Mendikbud Anies juga menuturkan, saat ini negara memiliki 53 juta anak, yang akan menjadi penerus bangsa. Jika anak memiliki minat membaca tinggi.

Pengelaman dari banyak studi menyimpulkan anak banyak membaca akan terbiasa tentu dengan sendirinya mencintai bacaan. Kebiasaan gemar membaca dapa mengubah keadaan bangsa. Sebab saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rendah minat membaca. “Anak yang gemar membaca tentu memiliki budi pekerti yang baik,” ujarnya. [FAT/N-6]

Sumber: beritasatu.com

Leave a comment

Filed under Minat Baca

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s