Pengunjung Perpustakaan Magelang Meningkat 10 Persen Selama Ramadan

Jakarta – Jumlah warga yang mengunjungi Perpustakaan Kota Magelang, Jawa Tengah, setiap hari selama Ramadan mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasa. “Dibandingkan hari-hari biasa, jumlahnya mengalami peningkatan selama bulan puasa ini,” kata Hari Bowo, petugas Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan Kota Magelang, di Magelang, Sabtu, 27 Juni 2015.

Ia mengatakan, pada hari biasa, pengunjung perpustakaan milik Pemerintah Kota Magelang itu sekitar 90 orang per hari. Sedangkan selama Ramadan meningkat menjadi kira-kira 100 orang per hari.

Mereka yang berkunjung ke tempat itu, kata dia, bukan hanya para pelajar dan mahasiswa yang sedang mengisi waktu liburan sekolah, tapi juga kalangan masyarakat umum.

Selain membaca berbagai buku yang menjadi koleksi perpustakaan tersebut, pengunjung juga membaca sejumlah koran, baik terbitan lokal maupun nasional. Hingga saat ini, sedikitnya 40 ribu buku menjadi koleksi perpustakaan setempat.

Selain itu, ujar dia, beberapa pengunjung juga memanfaatkan layanan Internet nirkabel yang disiapkan secara terbuka dan gratis oleh pengelola perpustakaan. “Ada juga yang berlama-lama di sini karena memanfaatkan Wi-Fi untuk mencari berbagai informasi,” ujarnya.

Di antara para pengunjung, menurut Hari, ada yang terlihat sudah janjian terlebih dulu untuk bertemu di perpustakaan tersebut guna melakukan diskusi. Ia mengatakan warga setempat mengunjungi perpustakaan itu rata-rata 2-3 jam per hari.

Pada hari biasa, perpustakaan ini membuka jam kunjungan pukul 07.00-15.00 (Senin-Kamis), 07.00-14.00 (Jumat), dan 09.00-14.00 (Sabtu dan Minggu). Adapun jam kunjungan selama Ramadan pukul 08.00-15.00 (Senin-Kamis), 08.00-14.00 (Jumat), dan 09.00-14.00 (Sabtu-Minggu).

Hari menjelaskan layanan peminjaman hanya untuk warga yang telah tercatat sebagai anggota perpustakaan setempat. Hingga saat ini, UPT Perpustakaan Kota Magelang memiliki 26.552 anggota khusus warga Kota dan Kabupaten Magelang.

Sejak beberapa waktu lalu, Perpustakaan Kota Magelang menempati gedung baru yang lebih representatif dengan luas sekitar 1.160 meter persegi di lantai 1 Gedung Kyai Sepanjang di Jalan Kartini Nomor 4, Kota Magelang. Sedangkan gedung lama seluas 231 meter persegi berada di Jalan Pahlawan, Kota Magelang.

Karena berkomitmen mengembangkan peranan perpustakaan bagi warga setempat, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menerima penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka pada 2014 dari Perpustakaan Nasional di Jakarta.

Sumber: tempo.co / okezone.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s