PNRI Serahkan LHP Keuangan K/L 2014 : Komitmen Pemerintahan yang Bersih, Akuntabel, dan Transparan

Jakarta–Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional Dedi Junaedi menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) laporan keuangan Kementerian/Lembaga (K/L) 2014 di kantor pusat BPK, Jakarta, Senin, (15/6). Seluruh K/L yang telah diperiksa auditor BPK hadir. Dan di tahun 2014, Perpusnas memperoleh hasil opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Ini merupakan kali kedua Perpusnas memperoleh predikat WDP. Atas hasil tersebut, Sestama Dedi mengatakan hal itu merupakan teguran bagi Perpusnas sekaligus pembelajaran dan motivasi agar membenahi segala yang menjadi kekurangan sehingga predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bisa diperoleh kembali.

Anggota III BPK Eddy Mulyadi Soepardi mengatakan penyerahan LHP laporan keuangan K/L menjadi wujud nyata dan komitmen menuju penyelenggaraan pemerintah yang bersih, akuntabel dan transparan. Semangat ini sejalan dengan UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.

Tujuan utama pemeriksaan laporan keuangan keuangan adalah memberikan keyakinan yang memadai (Reasonable Assurance) apakah laporan disajikan secara benar dan semua hal sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku di Indonesia.

Menteri atau Kepala Lembaga Negara selaku pengguna anggaran antara lain bertugas menyisir dan menyampaikan laporan keuangan negara ke pemerintah pusat sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBN. Eddy menjabarkan sebanyak 38 K/L telah diperiksa laporan keuangannya oleh BPK, sedangkan ada satu entitas, yaitu BPK diperiksa khusus oleh kantor akuntan publik.

Eddy menambahkan hasil pemeriksaan laporan keuangan K/L tahun 2014 menunjukkan bahwa 23 K/L berhasil memperoleh hasil WTP, delapan K/L dinilai dengan opini WDP, dan sebanyak tujuh K/L mendapatkan opini Tidak Menyatakan Pendapat (TMP). Tidak ada satupun K/L yang memperoleh predikat opini tidak wajar (disclaimer).

Perolehan opini K/L di wilayah auditorat keuangan negara (AKN) III selama tiga tahun terakhir cenderung menurun. “Pada tahun 2014 hanya dua K/L yang mengalami peningkatan opini dibanding tahun lalu, yaitu Kemenristek dan BNP2TKI. Sedangkan 10 K/L mengalami penurunan opini dan 20 K/L memperoleh opini yang sama dengan tahun sebelumnya,” terang Eddy Mulyadi.

AKN III mempunyai tugas memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara pada bidang lembaga negara, kesejahteraan rakyat, kesekretariatan negara, aparatur negara serta riset dan teknologi.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Sekretaris Negara M.Pratikno mengatakan bahwa proses pemeriksaan LHP sudah berjalan dengan baik, tepat waktu dan hasil yang maksimal. Mensesneg Pratikno juga menegaskan K/L berkomitmen mendukung langkah perbaikan yang konkrit, sistematis dalam memperbaiki administrasi pengelolaan keuangan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Mensesneg juga mengucapkan selamat bagi K/L yang memperoleh peningkatan opini sedangkan K/L yang mengalami penurunan opini patut ditingkatkan kembali. Pratikno juga berpesan kepada BPK untuk tetap membimbing K/L dalam mencegah penyalahgunaan anggaran.

Sumber: pnri.go.id

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s