Perpus Batang Dominasi Perpuseru Award di Bali

BATANG- Untuk kedua kalinya, Bupati Yoyok Riyo Sudibyo dan Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Batang kembali merengkuh penghargaan nasional dalam even Perpuseru Award Tingkat Nasional di Bali, baru-baru ini. Tak cukup itu, bersama tiga perpustakaan desa (perpusdes) binaannya, praktis Batang tampil dominan dengan menguasai 8 dari total 13 kategori award.

Penghargaan diberikan dalam kegiatan Peer Learning Meeting (PLM) Tingkat Nasional di Bali, 18 sampai 22 Mei lalu. Even itu diikuti 19 perpustakaan kabupaten/kota dan 76 perpusdes se Indonesia. Sementara Perpusda membawa Perpusdes Mentosari, Gringsing, Perpusdes Rejosari Barat, Tersono, dan Perpusdes Sodong Kecamatan Wonotunggal.

“Alhamdulillah, di luar dugaan, Perpusda Batang tidak hanya kembali merengkuh penghargaan. Lebih dari itu, Batang tampil paling dominan dengan memboyong total 11 award. Termasuk Pak Bupati yang juga kembali menerima penghargaan,” kata Kepala Kantor Perpusda Batang, Putut Husamadiman SE, Jumat (22/5).

Dari total 13 kategori award, Batang menjadi juara umum dengan menguasai 8 kategori. Bupati Yoyok Riyo Sudibyo dianugerahi penghargaan atas dukungannya terhadap pengembangan perpustakaan menjadi pusat belajar dan kegiatan masyarakat berbasis TIK. Berikutnya, perpusda sendiri meraih juara I advokasi Perpusda Kabupaten Batang ,juara favorit lapak keberhasilan perpustakaan, serta juara 2 Dokumentasi Kegiatan Perpusda Kab/Kota.

Sementara untuk perpusdes binaan, total ada 7 penghargaan yang diterima. Pertama, juara I advokasi pengembangan perpustakaan berkelanjutan (Perpusdes Mentosari). Kedua, juara I layanan TIK (Perpusdes Rejosari Barat). Ketiga, juara I pelibatan masyarakat (Rejosari Barat). Keempat, juara I dokumentasi dan pelaporan (Rejosari Barat). Kelima, juara 2 pelibatan masyarakat (Mentosari). Sementara dua lainnya, yakni juara 2 lomba pembuatan cerita dampak dan inovasi layanan bentuk video (Rejosari Barat) dan juara 3 advokasi (Rejosari Barat).

“Kegiatan PLM nasional ini sebetulnya menjadi ruang untuk saling memotivasi antar perpusda kabupaten/kota maupun antar perpusdes se Indonesia. Ternyata Batang mampu bicara di level nasional, ini yang patut kita syukuri,” terang Putut.

Acara yang dibidani Perpuseru Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) itu juga dihadiri perwakilan Kemendagri, Kemenkop dan UKM, Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi, BKKBN, Perpusnas RI, dan PT Telkom Indonesia. 19 kepala daerah kabupaten/kota juga hadir, termasuk Bupati Yoyok Riyo Sudibyo.

“Capaian ini prestisius, tetapi sekaligus menjadi tugas berat ke depan. Selain mempertahankan, kami juga tengah dalam proses mereplikasi pola tiga perpusdes ini ke perpusdes lainnya di 12 kecamatan,” ujar Putut.

Sumber: radarpekalonganonline.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s