Hari Ini, Perbaikan Eternit Perpustakaan Depok yang Ambrol Rampung

DEPOK — Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok Kania Parwanti menegaskan bahwa perbaikan eternit atau langit-langit toilet di 3 lantai gedung Perpustakaan Umum Kota Depok yang ambrol, akan rampung, Senin (25/5/2015) hari ini.

Perbaikan itu, kata Kania, dilakukan sepenuhnya oleh pengembang karena kerusakan terjadi di masa pemeliharaan gedung dimana semuanya masih menjadi tanggung jawab pengembang.

“Kami rencanakan, Senin, sudah beres semua perbaikannya. Sebab kebanyakan hanya perbaikan ringan eternit saja. Jadi, toilet di setiap lantai di perpustakaan sudah bisa digunakan,” kata Kania kepada Warta Kota, Minggu (24/5/2015).

Menurut Kania, pihaknya baru mendapat laporan mengenai adanya eternit yang ambrol di semua toilet di gedung perpustakaan pada Jumat (22/5/2015). “Kami lalu meminta pengembang memperbaikinya,” kata Kania.

Ia mengatakan, sebelumnya pengembang sudah mencoba memperbaiki instalasi air atau toren air yang tidak lancar dan bocor.

Air yang bocor inilah yang memicu ambrolnya eternit di toilet di 3 lantai gedung perpustakaan baru.

Kania menjelaskan, dalam peristiwa ambrolnya langit-langit toilet gedung baru Perpustakaan Umum Kota Depok sejak lima hari lalu ini, pihaknya tidak menemukan ada pelanggaran yang dilakukan pengembang.

“Sampai saat ini bukan karena pelanggaran atau penyimpangan yang dilakukan pengembang. Sebab ini masih dalam tatanan masa pemeliharaan dan semuanya masih jadi tanggung jawab pengembang,” kata Kania.

Menurut Kania, dalam setiap pengerjaan proyek pembangunan yang dilakukan pengembang, ada masa pemeliharaan selama 6 bulan setelah gedung rampung dibangun.

“Selama masa pemeliharaan itu, semua kerusakan masih tanggung jawab pengembang. Itu dilakukan memang untuk mengantisipasi hal-hal seperti amblasnya eternit ini,” kata Kania.

Karenanya, kata dia, apa yang terjadi di gedung baru Perpustakaan Umum Kota Depok ini adalah hal yang wajar dan biasa terjadi.

“Untuk kegiatan pembangunan dengan konstruksi dan arsitektur yang banyak, seringkali ditemui hal seperti ini di bangunan yang sudah dibangun. Jadi ini biasa dan tidak ada pelanggaran,” kata Kania.

Seperti diberitakan Warta Kota beberapa waktu lalu, langit-langit gedung baru Perpustakaan Umum Kota Depok yang saja diresmikan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail pada 27 April lalu atau bertepatan dengan hari jadi Kota Depok ke 16, ambrol.

Langit-langit yang bocor dan ambrol itu berada tepat di atas toilet perempuan dan toilet pria di setiap lantai.
Hal ini menyebabkan semua toilet di gedung Perpustakaan Umum Kota Depok senilai Rp 26 Miliar lebih itu, tidak dapat digunakan.

Akibatnya, pengunjung yang datang ke Perpustakaan Umum Kota Depok mengeluhkan hal ini. Sebab mereka tidak bisa buang air kecil atau air besar di sana dan mesti ke toilet Gedung Dibaleka yang jaraknya sekitar 100 meter dari gedung perpustakaan baru.

Mardo (23) salah seorang warga yang mengunjungi Perpustakaan Umum Kota Depok mengaku dirinya mesti keluar gedung perpustakaan dan buang air kecil di Gedung Dibaleka II, Kompleks Balaikota Depok, untuk buang air kecil.

“Karena toilet di sini rusak akibat atapnya ambrol, untuk buang air kecil saya harus ke Gedung Dibaleka. Ini cukup membuat gak nyaman bagi saya dan pengunjung lain,” kata Mardo saat ditemui Warta Kota, Jumat (22/5/2015).

Rikardo, pegawai pengurus barang dan peralatan di Perpustakaan Umum Kota Depok, menuturkan ambrolnya langit-langit di atas toilet di setiap lantai di Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok terjadi sejak 5 hari lalu.

“Perbaikan masih menjadi tanggung jawab pengembang atau kontraktor. Namun kami tetap repot karena harus bersih-bersih juga. Soalnya eternitnya amblas atau ambrol,” kata Rikardo saat ditemui Warta Kota, di Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok, Jumat (22/5/2015) lalu.

Menurut Rikardo, penyebab amblasnya langit-langit di atas toilet di gedung perpustakaan itu akibat torrent atau penampungan air yang bocor dan membasahi langit-langit di atas toilet.

“Jadinya, lama-lama eternitnya lembab dan hancur. Akhirnya amblas. Ini terjadi sampai ke lantai bawah, semuanya,” kata Rikardo.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah melaporkan hal ini ke Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok.

“Nanti Distarkim yang akan meminta pengembang untuk memperbaikinya. Sebab sampai pertengahan Juni nanti, semua hal mengenai gedung ini masih menjadi tanggung jawab pengembang,” ujar Rikardo.

Bukan hanya langit-langit yang amblas, kata dia, pihaknya juga akan melaporkan beberapa bagian gedung yang sudah tampak retak.

Hal itu terjadi di sisi barat gedung tepat di anak tangga untuk menuju ke setiap lantai gedung.

Sumber: tribunnews.com

Advertisements

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s