Tarik Minat Baca Bagi Anak, Gelar Melalui Kabaca

SURABAYA – Membaca memang tidak mengenal tempat dan usia. Sama seperti halnya aktivitas yang tampak di Kafe Baca Ceria (Kabaca).

Kegiatan Kabaca yang diisi oleh FFI ketika memberikan pengetahuan untuk pengunjung di Kabaca.

Sekilas memang seperti rumah biasa, namun memang rumah biasa yang di jadikan tempat senyaman mungkin untuk membaca.

Endang Puji Juniati, pemilik rumah yang terletak di Wisma Penjaringan Sari, Pandugo Baru V/14 ini, merelakan teras rumahnya untuk dibuat aktivitas belajar. Endang baru membuka perpustakaan kabaca ini sekitar bulan Maret 2014.

Ia membuat perpustakaan kabaca ini karena ia sangat prihatin melihat perkembangan zaman saat ini.

“Kota Surabaya yang sebagai kota literasi, nah kita juga harus membantu agar kesan literasi itu tetap melekat di Surabaya ya dengan ini caranya. Terus menekankan anak-anak dan adik-adik kita untuk membaca. Bahkan menekankan untuk diri kita sendiri,” tuturnya.

Buku-buku yang ada di Kabaca bisa dibilang berisi buku-buku dengan konteks santai. Seperti novel, komik, buku inspirasi, serta buku motivasi dan terjemahan.

“Awal-awal dulu bukunya apa adanya. Tapi seiring waktu kami juga menggelar pameran, trus mengadakan book drop. Selain itu, juga ada dari beberapa komunitas yang menyumbangkan buku untuk kami,” terang Ersti.

Lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini menambahkan kalau sampai sekarang koleksi buku yang sudah terkumpul sekitar 3000 buku.

“Buku-buku yang ada disini memang sengaja tidak ada buku pelajaran. Kami berusaha untuk menyajikan bacaan yang fresh untuk hiburan. Kebetulan juga depan Kabaca ada SD, nah adik-adik sepulang sekolah bisa mampir untuk refresing membaca buku di sini,” ucapnya.

Ia menambahkan, kalau budaya membaca memang harus ditekankan sejak dini. Oleh karena itu, ia bersama volunteer lainnya bergandeng tangan untuk bisa terus menularkan ilmu melalui membaca.

Siswa SDN Penjaringan II, Aurania Eka, mengaku senang membaca buku di Kabaca.

“Kalau pas pulang sekolah aku mesti mampir ke sini, baca komik sama belajar bersama. Trus pulang ke rumah belajar buat besok,” ungkapnya.

Siswa kelas 4 itu juga berharap ada banyak tempat membaca yang bisa memberikan kebebasan membaca.

Buku-buku di Kabaca juga boleh dibawa pulang dan dibaca di rumah.

“Jadi anggota dulu, trus ada administrasinya. Murah kok, paling mahal 3000 rupiah bisa pinjam selama seminggu. Nah dana itu kami kumpulkan untuk menambah koleksi buku,” tambah Ersti.

Selain itu, Kabaca juga sudah kedua kalinya dibantu dari Forum For Indoneisia (FFI) Surabaya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya – http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya – http://twitter.com/portalSURYA

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Minat Baca

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s