Perbaikan Langit-langit Gedung Perpustakaan Bocor Baru Pesan Barang

DEPOK – Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok, Kania Parwanti mengatakan perbaikan langit-langit gedung baru Perpustakaan Umum Kota Depok yang ambrol sejak 5 hari lalu, kini belum dilakukan menyeluruh.

Menurut Kania, pengembang kini masih memesan sejumlah barang pengganti untuk memperbaiki langit-langit di 3 lantai di atas toilet pria dan toilet wanita yang ambrol itu.

“Untuk perbaikan eternitnya masih dalam tahap pemesanan barang,” kata Kania kepada Warta Kota, Minggu (24/5).

Menurut Kania pihaknya baru menerima laporan adanya eternit gedung perpustakaan yang amblas pada Jumat (22/5) lalu.

Namun kata dia perbaikan sudah dilakukan pengembang sejak minggu lalu. Akan tetapi perbaikan pada penyebabnya yakni instalasi air yang menyebabkan bocor atau air tidak lancar.

“Sebenarnya sudah dalam proses perbaikan oleh pengembang sejak minggu lalu, namun baru pada instalasi airnya karena air tidak lancar,” kata Kania kepada Warta Kota.

Ia menuturkan di saat perbaikan instalasi air dan toren atau penampung air dilakukan, langit-langit di toilet gedung amblas.

“Ini masih menjadi tanggung jawab pengembang karena masih dalam masa pemeliharaan,” kata Kania.

Seperti diberitakan Warta Kota beberapa waktu lalu, langit-langit gedung baru Perpustakaan Umum Kota Depok yang saja diresmikan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail pada 27 April lalu atau bertepatan dengan hari jadi Kota Depok ke 16, ambrol.

Langit-langit yang bocor dan ambrol itu berada tepat di atas toilet perempuan dan toilet pria di setiap lantai.

Hal ini menyebabkan semua toilet di gedung Perpustakaan Umum Kota Depok senilai Rp 26 miliar lebih itu, tidak dapat digunakan.

Akibatnya pengunjung yang datang ke Perpustakaan Umum Kota Depok mengeluhkan hal ini. Sebab mereka tidak bisa buang air kecil atau air besar di sana dan mesti ke toilet Gedung Dibaleka yang jaraknya sekitar 100 meter dari gedung perpustakaan baru.

Mardo (23) salah seorang warga yang mengunjungi Perpustakaan Umum Kota Depok mengaku dirinya mesti keluar gedung perpustakaan dan buang air kecil di Gedung Dibaleka II, Kompleks Balaikota Depok, untuk buang air kecil.

“Karena toilet di sini rusak akibat atapnya ambrol, untuk buang air kecil saya harus ke Gedung Dibaleka. Ini cukup membuat gak nyaman bagi saya dan pengunjung lain,” kata Mardo saat ditemui Warta Kota, Jumat (22/5).

Rikardo, Pegawai Pengurus Barang dan Peralatan Perpustakaan Umum Kota Depok, menuturkan ambrolnya langit-langit di atas toilet di setiap lantai di Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok terjadi sejak 5 hari lalu.

“Perbaikan masih menjadi tanggung jawab pengembang atau kontraktor. Namun kami tetap repot karena harus bersih-bersih juga. Soalnya eternitnya amblas atau ambrol,” kata Rikardo saat ditemui Warta Kota, di Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok, Jumat (22/5) lalu.

Menurut Rikardo penyebab amblasnya langit-langit di atas toilet di gedung perpustakaan itu akibat torrent air atau penampungan air yang bocor dan membasahi langit-langit di atas toilet.

“Jadinya lama-lama eternitnya lembab dan hancur. Akhirnya amblas. Ini terjadi sampai ke lantai bawah, semuanya,” kata Rikardo.

Ia menyebutkan pihaknya sudah melaporkan hal ini ke Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Kota Depok.

“Nanti Distarkim yang akan meminta pengembang untuk memperbaikinya. Sebab sampai pertengahan Juni nanti, semua hal mengenai gedung ini masih menjadi tanggung jawab pengembang,” ujar Rikardo.

Bukan hanya langit-langit yang amblas, kata dia, pihaknya juga akan melaporkan beberapa bagian gedung yang sudah tampak retak. Hal itu katanya terjadi di sisi barat gedung tepat di anak tangga untuk menuju ke setiap lantai gedung.

“Jadi pengembang bukan hanya memperbaiki langit-langit di toilet dan torrent airnya saja. Tapi juga bagian lain yang sudah mulai rusak,” ujar Rikardo.

Pantauan Warta Kota, Jumat (22/5) sore, toilet di tiga lantai di Gedung Perpustakaan Umum Kota Depok terkunci. Diluarnya ditempel pemberitahuan bahwa toilet rusak dan tidak dapat digunakan.

Beberapa pengunjung yang kelihatan mau buang air ke toilet tampak kecewa karena rusak toilet.(bum)

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s