Penjual Jamu Canangkan 1000 Warung Perpustakaan

Sidoarjo – Umumnya jualan jamu tradisional menawarkan dagangan dengan memutarkan lagu dangdut untuk menarik minat pembeli, tidak demikian yang dilakukan Fauzi Baim, warga Sidoarketo Kecamatan Buduran.

Fauzi memilih membawa puluhan buku yang bisa dipinjam oleh pembeli secara gratis, untuk dibaca sesukanya. Ia pun berkeliling sampai ke beberapa desa sekitar Buduran, mulai pagi hingga sore.

Aneka macam koleksi ia bawa untuk memanjakan para pelanggan. “Saya suka melakukan ini karena saya gemar membaca. Dan saya ingin menularkan kepada kepada masyarakat, sambil berjualan jamu,” ucapnya Minggu (17/5/2015).

Tak hanya membawa buku yang ditata rapi di rak jamu. Namun Fauzi juga mencoba menitipkan beberapa buku yang dibelinya dari pasar loak itu, ke warung-warung yang biasa jadi tempat perlintasannya.

“Ada sekitar 10 warung yang saya titipi buku. Tiap 2 minggu sekali, koleksi buku di warung saya ganti atau ditukar. Rencananya, warung-warung yang belum, juga akan saya titipi buku,” imbuh pria lulusan SMP itu.

Dalam upaya menginginkan masyarakat dan anak-anak gemar membaca, ia juga memanfaatkan bangunan poliklinik desa yang berguna, dimanfaatkan untuk perpustakaan.

Bahkan Fauzi sampai memenangkan lomba perpustakaan di perusahaan otomotif dan hadiahnya pembangunan perpustakaan dengan berbagai fasilitas lainnya. “Syukur sekarang selain membaca, anak-anak juga bisa bermain di area perpustakaan,” puji Fauzi.

Menjual jamu plus perpustakaan keliling telah dilakoni sejak 3 tahun lalu oleh bapak dua anak ini. Sampai sekarang, koleksi buku yang sudah didapatkan, lebih 4000 buku.

Fauzi juga mempromosikan promosi usaha ini ke media sosial, dan banyak donatur yang menyumbangkan buku kepadanya dan dimasukkan ke perpustakaan. “Semoga keinginan saya dalam program buku masuk 1.000 warung tercapai,” harapnya.

Joko Purnomo salah satu pengunjung warung kopi di Buduran, mengacungi jempol usaha Fauzi Baim itu. Joko juga mengakui banyak warung yang dititipi buku dan pengunjungnya banyak menyempatkan membacanya. “Bagus juga, minum kopi sambil mencari ilmu,” tutur Joko.

Sumber: beritajatim.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s