Sutias Prihatin Minat Baca Masyarakat Masih Rendah

Medan. Ketua TP PKK Sumut Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho merasa prihatin masih rendahnya minat baca masyarakat. Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi Perpustakaan se Sumatera Utara, Rabu (13/5) di Hotel Madani Medan.
Acara yang dihadiri Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dukumentasi Provinsi Sumatera Utara, Hasangapan Tambunan, serta sejumlah Kaban dan pegawai perpustakaan kabupaten/kota juga anggota PKK.

Keprihatinan Sutias berdasarkan survei Unesco, minat baca masyarakat Indonesia paling rendah di ASEAN. Sementara, menurut survei yang dilakukan terhadap 39 negara di dunia Indonesia menempati posisi ke 38.

Menurut Sutias, ada hal yang menyebabkan rendahnya minat baca, misalnya sekolah dasar sekitar 155 ribu tidak memiliki fasilitas perpustakaan yang memadai. “Ironis banyak SD yang tidak memiliki ruang khusus untuk perpustakaan dan tidak memiliki petugas yang mengelola perpustakaan,”papar.

Untuk ini Sutias, sebagai Ketua TP PKK Sumut juga belum lama ini dipilih sebagai Ketua Gerakan Permasyarakatan Minat Baca (GPMB) Provinsi Sumut periode 2014-2018, merasa tergerak untuk meningkatkan minat baca di Sumut. “Untuk itu saya akan menggerakkan dasa wisma meningkatkan minat baca mulai dari keluarga khusus para anggota PKK,” katanya.

Sutias juga memberi saran kepada masyarakat agar di rumah dibuat sudut baca, maksudnya salah satu ruang disediakan rak untuk buku-buku, agar baik penghuni rumah maupun tamu yang datang tertarik untuk membaca.

Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dukumentasi Provinsi Sumatera Utara, Hasangapan Tambunan mengatakan rapat kordinasi bertujuan terkoordinasinya perencanaan dan pelaksanaan kebijakan terkait dengan upaya peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan kepada masyarakat khususnya para pelajar di kabupaten/kota.

Di Sumut minat baca masyarakat melalui Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) sebagai acuan hanya berkisar satu persen saja dari jumlah penduduk yang mencapai dua juta jiwa.

Hal ini dibenarkan salah seorang peserta rakor Indra Lubis, Kepala Tata Usaha Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Kabupaten Labuhannbatu Selatan. Kendati pelayanan sudah maksimal, mulai dari perpustakaan keliling yang rutin mengunjungi warga hingga ke pelosok daerah. Tapi tetap saja minat baca masih rendah. (ramita harja)

Sumber: medanbisnisdaily.com

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s