Taman Bacaan Masyarakat (TBM) jadi Salah Satu Syarat, Izin Untuk Pendirian PKBM

SURABAYA – Keberadaan pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) kini semakin diperhitungkan. Tak hanya menangani anak putus sekolah, anak-anak dari sekolah internasional yang ingin mendapatkan ijazah resmi larinya ke PKBM untuk bisa mengikuti ujian nasional.  Akibatnya, keberadaan lembaga pendidikan yang dikenal dengan nama kejar paket (A, B, C) mulai menjamur lima tahun terakhir.

Di Surabaya saja ada 37 PKBM  serta masih banyak yang dalam proses pengajuan izin.
Untuk mendirikan PKBM ternyata tidak sulit.
Mereka harus memiliki sedikitnya dua dari tiga lembaga yakni taman bacaan masyarakat (TBM), lembaga kursus dan pelatihan (LKP) serta kelompok bermain atau taman kanak-kanak (TK).

“Karena PKBM ini tujuannya membina masyarakat sehingga tidak cuma pembelajaran saja, tetapi juga harus punya ketrampilan (skill). Jadi harus memiliki TBM, LKP atau KB/TK,” terang Daka Wahyudi, Kabid Pendidikan Non Formal/Informal, Dinas Pendidikan Surabaya.

Jika hal itu sudah dipenuhi maka disiapkan syarat administrasi seperti fotokopi KTP pemilik dan penyelenggaran, fotokopi akta pendirian (yayasan), fotokopi ijazah tutor, daftar riwayat hidup pemilik dan penyelenggara serta peta lokasi.

Perlu juga menyertakan data warga belajar by name by adress dengan jumlah rombongan belajar 20 anak per jenjang pendidikan.

Selain itu juga harus disertakan kurikukum (silabus), tata tertib PKBM dan surat keterangan lingkungan (izin HO). “Untuk mendapatkan surat keterangan lingkungan ini harus mengurus ke RT/RW dan kelurahan. Selain itu juga diurus surat keterangan domisili dari kelurahan,”terangnya.

Jika syarat-syarat itu sudah dipenuhi lalu dibuat proposal rangkap tiga dan diserahkan ke UPTD Badan Pengelolaan Sekolah (BPS).

Selanjutnya UPTD akan memberikan rekomendasi untuk dilakukan verifikasi lapangan. Proses verifikasi lapangan dilakukan dengan instrumen yang sudah disesuaikan misalnya data sarana prasarana, peserta didik dan banyaknya tutor.

Jika proses ini selesai dan tidak ada masalah, selanjutnya bisa mengajukan permohonan izin pendirian ke dinas pendidikan.

“Jika memang semua syarat terpenuhi insyaallah satu hari izin sudah keluar. Misalnya diserahkan sore, maka paginya sudah selesai. Ya, paling lambat seminggu lah,” janjinya.
Sedangkan jika syarat yabg belum dipenuhi, maka petugas dindik akan menghubungi agar segera dipenuhi.

“Itu juga tergantung bagaimana Lembaganya mem follow up nya kekurangannya. Kalau segera dilengkapi, ya izinnya segera keluar,” tegasnya.

Daka memastikan proses pengurusan izin hampir sama di seluruh kabupaten/kota karena mengacu pada ketentuan serupa (UU 81 Tahun 2013).

Hananta, salah seorang pemohon izin PKBM mengaku terdorong mendirikan PKBM karena melihat banyak anak putus sekolah si wilayahnya yang belum tertampung si sekolah formal.

“Kalau tidak mengharuskan mereka membayar biaya pendidikannya sekarang. Yang penting mereka memiliki skill dahulu. Skill ini akan membuatnya mandiri sehingga pada akhirnya mereka bisa membayar biaya pendidikannya,” kata pendiri PKBM Melati Indonesia, Sidoarjo.

Kabid Pendidikan Nonformal/Informal Dindik Jatim Nashor memastikan kewenangan perizinan PKBM ada di kabupaten/kota. Pihaknya hanya memfasilitasi program-program peningkatan kompetensi.

Diakui Nashor geliat masyarakat untuk masuk PKBM meningkat karena belajar di PKBM lebih fleksibel dan menitikberatkan pada pendidikan vokasional sehingga ketika lulus dia memiliki ketrampilan.

“Saat ini di jatim ada sekitar 800 PKBM,” pungkasnya.

Sumber: tribunnews.com

Advertisements

Leave a comment

Filed under Perpustakaan

Silahkan Memberikan pesan / komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s